.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

11/04/21

Imsad FIB-UH Gelar Diskusi Film "Tarung Sarung"


MAKASSAR, TURUNGKA.COM.
Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (Imsad FIB-UH) menggelar diskusi film Tarung Sarung. Ahad, 11 April 2021 pukul 19.30 Wita di Sekretariat Imsad FIB-UH melalui Google Meet.


Kegiatan yang dipandu oleh Anggota Departemen Eksternal Internal, Lita Agustina Ariska itu, menghadirkan Sekretaris Umum Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (BEM KMFIB-UH) yang juga demisioner Ketua Umum Imsad FIB-UH 2018-2019, Mega Amriani sebagai pembicara, serta dihadiri oleh 25 orang Warga Imsad FIB-UH.

Pada kesempatannya, Sekum BEM KMFIB-UH, Mega Amriani mengatakan, bahwa film yang bertajuk Tarung Sarung itu merupakan film yang diangkat dari kebudayaan Bugis-Makassar.

"Film ini sebenarnya diangkat dari salah satu kebudayaan Bugis-Makassar, yaitu Sitobo' Lalang Lipa' atau dalam bahasa Bugis dikenal dengan istilah Sigajang Lalang Lipa'," kata Mega

Lebih lanjut, Mahasiswa Sastra Daerah angkatan 2017 itu mengungkap, bahwa meskipun film itu berangkat dari kebudayaan Bugis-Makassar, tetapi dalam tampilannya tidak mencerminkan kebudayaan Bugis-Makassar.

"Tajuk film ini walaupun diambil dari kebudayaan Bugis-Makassar, tetapi dalam penyajiannya tidak menonjolkan nilai-nilai kebudayaan Bugis-Makassar, justru hanya memperlihatkan kepada publik bahwa budaya Sitobo' Lalang Lipa' atau Sigajang Lalang Lipa' hanyalah sebatas aktifitas olahraga saja," ungkapnya

Di akhir, ia menuturkan, bahwa film itu secara bahasa film sudah layak untuk tayang di kancah nasional.

"Melihat judul yang diangkat, secara kebahasaan sudah layak menjadi film nasional, namun secara substansi belum pantas dijadikan film tingkat nasional," pungkasnya.  (frm/rdp)

Share:

08/04/21

AFK Takalar Gelar Seleksi Pemain Sebagai Persiapan Pra Porprov 2021


TAKALAR, TURUNGKA.COM. Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Takalar menyelenggarakan seleksi pemain secara terbuka sebagai persiapan sebelum mangikuti kompetisi (Pra) Pekan Olaharaga Provinsi (Porprov) yang rencana akan dilaksanakan dua tempat yakni Makassar dan Sinjai pada Juni 2021 mendatang.

Seleksi Pemain tersebut digelar selama dua hari, Rabu sampai Kamis (07-08/04/2021) di Lapangan Futsal Pertamina Kalabbirang, Takalar, yang langsung dihadiri Kepala Bidang (Kabid) prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kabupaten Takalar.

Pada kesempatan tersebut, Kabid Prestasi Dispora Takalar ini menyampaikan perihal bahwa ada banyak pemain yang mendaftar, hampir seratus orang. Namun, yang akan diterima hanya dua puluh lima orang saja pada seleksi pertama ini.

"Hari ini ada 70 peserta yang mendaftarkan dirinya dan akan terpilih 25 peserta pada tahap pertama," ujar Dody.

Sementara itu, Wakil ketua AFK Takalar,  menegaskan bahwa meski banyak yang mendaftar dan bingung memilihnya karena kemampuan pemain itu sama. Namun, pihaknya akan menyeleksi secara profesional dalam memilih pemain terbaik untuk membawa nama harum kabupaten Takalar.

"Cukup sulit menentukan pemain terbaik diantara yang terbaik. Semua yang mendaftar punya kelebihan masing-masing, daya saing mereka cukup sangat kuat," tambah Basri pada Kamis (08/04/2021).

Meskipun demikian, Ibas yang menyeleksi pemain tersebut mengaku sudah mengantongi beberapa nama. Dan semua pemain mangikuti protokol kesehatan.

"Sudah ada beberapa nama tapi seleksi pemain masih berlanjut untuk memenuhi kuota 25 pemain. Karena kita masih dalam situasi pandemi, maka seleksi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebelum memasuki lapangan peserta di wajibkan mencuci tangan" pungkasnya. (Agm/Frm/Ahm)

Share:

31/03/21

Gelar Seminar Proker, KKN UNM Angkatan XXII Rencana Akan Branding BUMDes Boddia

 

GALESONG, TURUNGKA.COM. Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler dan PPL-terpadu angkatan XXII Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan seminar program kerja (proker) di Aula Kantor Desa Boddia, Kec.Galesong, Kab.Takalar. Dalam pemaparannya mahasiswa KKN UNM menginginkan agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa (BUMDes) Desa (BUMDes) Boddia mampu menjadi Lembaga penggerak ekonomi masyarakat.

Hal demikian disampaikan Muh. Ashar mengatakan bahwa mahasiswa KKN diharapkan mampu berkontribusi di desa serta bekerjasama dengan beberapa lembaga di desa khususnya lembaga BUMDes tersebut.

"Datangnya kami sebagai mahasiswa KKN di  desa Boddia. Semoga mampu memberikan Kontribusi yang berarti untuk semua Pihak. Seperti Karang Taruna dan BUMDes". Ujar selaku kordinator desa KKN UNM tersebut.

Mahasiswa dari prodi sosiologi ini pun menambahkan bahwa, BUMDes Boddia akan kami brandingkan dengan pembuatan logo dan website BUMDes.

"Rencananya kami akan brandingkan BUMDes yang ada di desa Boddia, dimana nantinya masyarakat akan dengan mudahnya  mengakses program BUMDes serta potensi ekonomi yang ada di Desa Boddia". Tandasnya pada Rabu (31/03/2021).

Hal senada dengan itu disampaikan Penanggung Jawab (PJ) Kepala Desa (Kades) Boddia, Muh.Sakri. SE., mengatakan bahwa pemerintah Desa Boddia akan siap membantu mahasiswa KKN UNM dalam melaksanakan program-program kerjanya di Desa Boddia.

"Kami sebagai perwakilan pemerintah Desa Boddia mengucapkan selamat datang dan akan siap membantu mahasiswa KKN UNM dalam melaksanakan program kerjanya di Desa Boddia". Pungakasnya. (Shr/Ahm)

Share:

14/03/21

Pertama Di Takalar, Hipermata Komisariat Unhas Sukses Gelar Dialog KMO


TAKALAR, TURUNGKA.COM.
Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar Komisariat Universitas Hasanuddin (Hipermata Kom. Unhas) sukses menggelar Dialog Kepemimpinan, Manajemen dan Organisasi (KMO) untuk pertama kalinya di Kabupaten Takalar. Ahad, 14 Maret 2021 di Aula Kantor KPU Takalar.


Acara tersebut dihadiri oleh 50 orang peserta yang merupakan kader-kader Hipermata dan tamu undangan dari Organisasi Kepemudaan (OKP).

Dialog yang bertajuk "Mewujudkan Kader Hipermata Yang Profesional dan Organisatoris" menghadirkan Ketua KPU Takalar, Muhammad Darwis S.T, Dewan Senior Hipermata Komisariat Unhas, Muhtar S. H, M. H dan Selfiana S. S sebagai narasumber serta Kepala Bidang Penertiban Aparat Organisasi (PAO), Firmansyah, sebagai moderator.

Kepala Bidang PAO selaku penanggungjawab Dialog KMO, Firmansyah pada laporannya mengatakan, bahwa kegiatan itu bukan pencitraan dan sekadar eksistensi organisasi.

"Dialog KMO ini bukanlah rangkaian kegiatan eksistensi semata apalagi pencitraan, tetapi ini adalah pembuktian kepada seluruh elemen masyarakat Takalar bahwa Hipermata Komisariat Unhas masih progresif dan setia menjaga semangat yang berkobar laiknya api," kata Firman

Lebih lanjut, Mahasiswa Sastra Daerah Unhas itu pun menegaskan, bahwa kegiatan itu juga membuktikan bahwa di Takalar hanya ada satu warna Hipermata Unhas.

"Ini pun adalah bukti nyata bahwa sampai detik ini hanya ada satu warna, satu bendera Hipermata Komisariat Unhas yang berkibar di Takalar, dan akan seperti itu seterusnya," tegasnya dihadapan para hadirin

Di akhir penyampaiannya, ia berharap agar para peserta Dialog KMO dapat memahami betul objek pembahasan pada diskusi tersebut.

"Saya berharap para hadirin sekali bisa memahami dengan cermat Esensi dan Substansi Kepemimpinan, Manajemen dan Organisasi," pungkasnya. (ahm/rdp)

Share: