.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

20/01/21

Peduli Korban Kebakaran Rajayya, Filtar Project Gelar Aksi Galang Dana


POLSEL, TURUNGKA.COM.
Peduli korban kebakaran di Rajayya, Film Takalar Project (Filtar Project) selenggarakan aksi penggalangan dana di Kelurahan Rajayya Kecamatan Polongbangkeng selatan Kabupaten Takalar.


Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu, (20/01/2021) pukul 13.00-17.30 Wita itu, di ikuti oleh 13 orang pengurus Filtar Project.

Berdasarkan penyampaian Ketua Umum Filtar Project kepada Awak Turungka, Sahrul mengatakan, bahwa penggalangan dana tersebut dilakukan tidak jauh dari lokasi korban.

"Penggalangan dananya kami laksanakan di sekitar lokasi korban kebakaran, yakni di sekitar kelurahan Rajaya yaitu di kelurahan Baba dan di Rajaya sendiri," kata Sahrul

Lebih lanjut, ia membeberkan, bahwa latar belakang dilakukannya aksi penggalangan dana itu, berangkat dari niat dan keprihatinan untuk membantu korban yang tertimpa musibah kebakaran sekaligus sebagai wadah kemanusiaan bagi masyarakat.

"Kami melakukan aksi ini yakni dengan niat ingin membantu saudara(i) kita yg sedang tertimpa musibah, karena duka mereka adalah duka kami juga. Serta dengan melakukan hal tersebut kami bisa menjadi wadah bagi masyarakat sekitar yang ingin menyumbang namun terkendala oleh beberapa hal dalam membantu meringankan beban dari saudara(i) kita yangsedang tertimpa musibah," jelasnya

Di akhir, mahasiswa Unhas itu berharap,
agar aksi penggalangan dana itu dapat meringankan beban korban.

"Kami dari organisasi Film Takalar Project berharap, dengan adanya bantuan donasi ini maka dapat meringankan beban dari saudara(i) kita yang sedang tertimpa musibah," pungkasnya.  (frm/rdp)

Share:

15/01/21

Gelar Basic Training III, HMI Komisariat Persiapan Ilmu Budaya Angkat Tema Dekonstruksi Kejumudan Berpikir

MAKASSAR, TURUNGKA.COM. Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ilmu Budaya Unhas Cabang Makassar Timur, menggelar Basic Training Angkatan ke-III pada kamis, 14 Januari  2021 di Sekretariat HMI Cabang Makassar Timur, pukul 17.00 Wib-Selesai. 

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Umum HMI Cabang Makassar Timur, drg. Ardiansyah Syamsuddin, Ketua panitia, Rendi Pratama, Master Of Training, Isbahuddin S.P, 25 orang peserta, beserta beserta seluruh jajaran pengurus HMI Cabang Makassar Timur itu, mengangkat tema "Dekonstruksi Kejumudan Berpikir Agent Of Change Menuju Terorganisirnya Insan Progresif". 

Ketua Panitia, Rendi Pratama, dalam laporannya mengatakan, bahwa tema Basic Training ke-III HMI komisariat persiapan Ilmu Budaya itu diangkat untuk menyuburkan kembali HMI sebagai wadah belajar di Fakultas Ilmu Budaya. 

"Dekonstruksi kejumudan berpikir agent of change, menuju terorganisirnya insan progresif menjadi dasar utama penataan ulang cara berpikir yang beku, agar bisa mengorganisir pemikiran kader HMI yang progresif," kata Rendi.

Selain itu, Ketua Umum HMI Cabang Makassar Timur, drg. Ardiansyah dalam sambutannya berkata, bahwa ia bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Saya bersyukur karena setelah fakum selama kurang lebih delapan tahun lamanya, akhirnya hari ini Komisariat Ilmu Budaya bisa membuktikan keseriusannya untuk bangkit kembali," jelas Ardiansyah 

Lebih lanjut, di akhir sambutannya, ia berharap agar Basic Training Komisariat Persiapan Ilmu Budaya mampu mencetak insan yang paham akan keislaman dan keindonesiaan. 

"Melalui kegiatan Basic Training ini, saya berharap HMI Ilmu Budaya mampu mencetak orang-orang yang betul-betul paham dan sadar akan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan," harapnya. (Frm/Ahm)

Share:

14/12/20

Peduli Stunting, Kades Cakura Bagikan Makanan Tambahan Bergizi ke Anak Paud


POLSEL, TURUNGKA.COM.
Kepedulian seorang pemimpin di Desa menjadi salah satu tolak ukur karakter merakyatnya leader di suatu wilayah. Hal ini yang terlihat di Desa Cakura Kecamatan Polongbangkeng Selatan dengan program kampanye pencegahan Stunting, Kepala Desa Cakura  memberbagikan makanan tambahan bergizi kepada Anak Usia Dini untuk di 2 Sekolah TK Desa Cakura, Senin, 14/12/2020.


Kepala Desa Cakura, Nurdiansyah, S.Pd mengatakan program ini ia laksanakan setiap tahunnya sejak 2018 sampai sekarang dan Insya Allah akan kita jadikan program prioritas setiap tahunnya sebagai upaya pencegahan stunting kepada anak usia dini di wilayah Desa Cakura.

  "Generasi penerus adalah aset utama bangsa ini, kalau pemuda-pemudinya sehat maka harus dimulai sejak dini dengan membagikan makanan bergizi tiap tahunnya, Insya Allah masa depan generasi kita akan cerah." ujar Kades Cakura.
 
Nurdiansyah menambahkan hal ini menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk peduli kepada anak usia dini dan yang paling bisa segera dilakukan adalah memberikan gizi yang cukup kepada anak-anak.

"Kita cegah dari sekarang, yaitu memberikan gizi yang cukup kepada anak-anak. Kita juga harap orang tua sama-sama perhatikan gizi anak mereka." pungkasnya. (ctz/rdp)

Share:

12/12/20

Usai Shalat Subuh, Peserta Marhala Ula Gaungkan Gerakan Kultum dan Tadarusan Berjamaah



TAKALAR, TURUNGKA.COM. Peserta Marhala Ula Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Takalar gaungkan gerakan kultum dan tadarusan berjamaah usai shalat subuh bersama di masjid. Agenda tersebut berlangsung pada Sabtu, (12/12/2020) pukul 05.15 Wita-selesai di Gedung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). 

Berdasarkan apa yang disampaikan oleh Kepala Suku peserta Marhala Ula saat diwawancarai oleh awak Turungka, Muhammad Asmin Rahman menuturkan, bahwa kultum dan tadarusan berjamaah yang merupakan agenda suubuhan itu sangat bermanfaat bagi mereka para peserta. 

"Agenda Subuhan ini sangatlah bermanfaat buat kami para peserta, karena kami menemukan kebiasaan baru yang dapat menuntun kita menjadi pemuda yang berkarakter Islami," ucap Asmin.

Lebih lanjut, Calon Ketua Osis Sma Negeri 5 Takalar itu pun membeberkan, bahwa dirinya sangat bangga dan bersyukur mengikuti Marhala Ula, sebab Pemuda Muslim Takalar mengedepankan intelektualitas dan religiutas. 

"Sebagai peserta, tentunya saya sangat bangga dan bersyukur mengikuti Marhala Ula Pemuda Muslim ini, karena intelektual religiutas saya semakin terasah" 

Di akhir, melalui Marhala Ula itu, ia berharap, agar Pemuda Muslim semakin jaya dan ia dapat merangkul teman-teman seyogyanya untuk sama-sama berproses di Pemuda Muslim dan menjadi pemuda yang lebih baik. 

"Melalui pengaderan ini, saya berharap semoga Pemuda Muslim semakin berjaya dan saya dapat mengajak teman sejawatku untuk berproses di organisasi ini," tutupnya. (Frm/Ahm).

Share: