.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

30/07/21

Warga Imsad FIB Unhas Mendedah Pluralitas Budaya, Ketua Imsad: Ikhtiar Menyokong Keberlangsungan Lembaga


MAKASSAR, TURUNGKA. COM. Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (IMSAD FIB-UH) gelar diskusi kebudayaan. Kamis, 29 Juli 2021 pukul 20.00 Wita-Selesai.

Dengan mengangkat tema "Pluralitas Budaya Sebagai Identitas Kebangsaan", acara tersebut dihadiri oleh 20 orang peserta yang merupakan mahasiswa Sastra Daerah Unhas. 

Berdasarkan penyampaian Ketua Imsad FIB-UH saat dihubungi oleh Awak Turungka, Ahmad Rhandy Pratama menerangkan, bahwa diskusi tersebut menjadi salah satu usaha para warga dan pengurus Imsad FIB-UH dalam menegakkan keberlangsungan lembaga.

"Ini merupakan salah satu dari banyaknya ikhtiar kami untuk menjaga atau menyokong eksistensi Himpunan," terang Randhy

Selain itu, mahasiswa angkatan 2018 itu pun membeberkan, bahwa tema yang diangkat memanglah sangat cocok untuk dikaji oleh Mahasiswa Sastra Daerah.

"Tema pluralitas budaya ini sesungguhnya memang bagus dibincangkan oleh kami selaku Mahasiswa Sastra Daerah, guna untuk mengetahui lebih dalam esensi dari keberagaman bangsa Indonesia," bebernya

Terakhir, ia berharap agar para mahasiswa Sastra Daerah dapat teta memperkokoh spirit belajarnya.

"Harapan saya semoga kita semua tetap bisa memperkuat semangat belajar kita sebagai mahasiswa Sastra Daerah, khususnya warga Imsad FIB-UH," harapnya

(Frm) 

Share:

29/07/21

Imsad FIB UH Laksanakan Diskusi Virtual Bertajuk Pluralitas Budaya Sebagai Identitas Kebangsaan


MAKASSAR, TURUNGKA. COM. Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (IMSAD FIB-UH) melakukan diskusi online bertemakan "Pluralitas Budaya Sebagai Identitas Kebangsaan".

Diskusi itu dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2021 pukul 20.00 Wita-Selesai melalui Virtual Google Meet. Pada pelaksanaannya, acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Imsad FIB-UH, Ahmad Rhandy Pratama, serta 20 orang peserta diskusi.

Dipandu oleh Mahasiswa Sastra Daerah angkatan 2020, Muhammad Ikhsan Larigau, diskusi virtual itu menghadirkan Mahasiswa Sastra Daerah angkatan 2019, Firmansyah Demma selaku narasumber.

Berdasarkan reportase dari Awak Turungka, Firmansyah Demma menyampaikan, bahwa pluralitas budaya sebagai sebuah keanekaragaman bangsa Indonesia tidaklah hadir begitu saja.

"Perbedaan ataupun keberagaman kita tidak muncul tanpa sebab, ia muncul karena ada hal yang mengharuskan kita untuk memunculkannya, hal itu tentu berasal dari dalam diri kita seperti akal dan di luar diri kita seperti kondisi sosial kehidupan," ucap Firman

Lebih lanjut, Mahasiswa angkatan 2019 itu juga menuturkan, bahwa perbedaan dan integrasi nasional adalah esensi dari pluralitas budaya.

"Pada dasarnya esensi dari pluralitas budaya ialah perbedaan itu sendiri, serta integrasi nasional yakni prinsip moral dan etika dan menghargai perbedaan," tuturnya

Di akhir, ia menegaskan, sesungguhnya perbedaan kebudayaan itu bukan hanya harus diakui keberadaannya, tetapi juga harus anggap sebagai kebenaran.

"Keberagaman yang ada di negeri kita ini semestinya juga dijunjung tinggi sebagai sebuah kebenaran, tidak sebatas pada sikap toleran terhadap keberadaannya," tutupnya

(Frm) 

Share:

25/07/21

Ketum KT Pattinoang Harap Formatur Terpilih KT Kecamatan Galesong Mampu Berkolaborasi


GALESONG, TURUNGKA. COM. Ketua Umum Karang Taruna Botolempangang Desa Pattinoang berharap Rifai Jayandi Sebagai Formatur Ketua Umum KT Kecamatan Galesong dapat berkolaborasi. Rifai Jayandi terpilih sebagai Formatur Ketua Umum Karang Taruna Kecamatan Galesong pada Temu Karya Pertama di Aula UPTD Kecamatan Galesong pada Sabtu, 25 Juli 2021 pukul 18.30 Wita-Selesai.

Ketua Umum Karang Taruna Botolempangang Desa Pattinoang, Ahmad Abdul Basyir mengatakan, bahwa Formatur Ketua Umum terpilih merupakan representatif pemuda di Galesong.

"Rifai Jayandi sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Galesong tentu adalah perwakilan dari para pemuda, khususnya, pemuda Galesong," kata Ahmad

Lebih lanjut, demisioner Ketua Umum DPC Semmi Takalar itu berharap, agar Rifai Jayandi sebagai Ketua Umum terpilih mampu melakukan kolaborasi bersama generasi muda dalam membangun Galesong.

"Saya berharap agar Formatur Ketua Umum terpilih, dalam hal ini Rifai Jayandi, dapat memperlihatkan sikap kolaboratif dengan melibatkan pemuda(i) Galesong untuk bersama-sama membangun Galesong lebih baik melalui Karang Taruna," harapnya

(Frm) 

Share:

Rifai Jayandi Terpilih Sebagai Ketua KT Kecamatan Galesong Pada Temu Karya 1


GALESONG, TURUNGKA. COM. Rifai Jayandi nahkodai Karang Taruna Kecamatan Galesong (KT Kec. Galesong) pada Temu Karya Pertama. Kamis, 24 Juli 2021 pukul 23.00 di Aula UPTD Kecamatan Galesong.

Acara Temu Karya yang mengusung tema "Harmonisasi Kolaborasi Pemuda Untuk Mewujudkan Kecamatan Galesong Layak Pemuda" itu, dihadiri oleh 50 orang pemuda(i) Galesong yang merupakan tamu undangan dan perwakilan dari Karang Taruna desa.

Berdasarkan penyampaian Formatur terpilih ke Awak Turungka, Rifai Jayandi mengatakan, bahwa dipilihnya dia sebagai Formatur Ketua Umum merupakan sebuah amanah dari Pemuda Galesong.

"Ini adalah amanah besar dari para generasi muda di Kecamatan Galesong yang dipercayakan kepada saya," Kata Rifai

Lebih lanjut, Rifai Jayandi yang kerap disapa Dg. Jarre itu menegaskan, bahwa ia akan bekerja bersama dengan pemuda Galesong dalam menjalankan estafet Kepemimpinan.

"Dalam menjalankan kepemimpinan di Karang Taruna ini, tentunya saya akan berkolaborasi dengan baik bersama pemuda Galesong," tegas Dg. Jarre

Di akhir, ia berharap agar Karang Taruna Kecamatan Galesong bisa melahirkan generasi muda yang berjiwa pemimpin.

"Kita berharap lahirnya Karang Taruna Kecamatan Galesong ini menjadi sebab lahirnya juga regenerasi yang bisa menjadi pemimpin," harapnya

(Frm) 

Share: