.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

20/01/13

Gurunya Manusia Dibedah Di Bantaeng


BANTAENG, TURUNGKA.COM – Komunitas Guru Muda Cerdas (KGMC) yang menghimpun beberapa Guru dari Takalar, Jeneponto dan Bantaeng, kembali melaksanakan diksusi untuk para anggotanya.

Kali ini, mereka menggelar bedah buku tulisan Munif Chatib yang berjudul “Gurunya Manusia” karya Munif Chatib.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula SMA Negeri 1 Bantaeng, dan dihadiri sekitar 20 orang dari kalangan guru berbagai jenjang pendidikan, baik dari tingkat SD sampai SMA/sederajat.

“Diskusi ini diharapkan menjadi media untuk membentuk sosok guru yang tidak hanya menjadi pengajar di sekolah tetapi sekaligus menjadi pendidik,” ujar Zaid Ali, S.Pd.I, salah seorang penggiat komunitas ini dalam sambutannya.

Diskusi yang berlangsung sejak pukul sepuluh sampai pukul setengah dua siang ini menghadirkan Drs. Alimuddin.R, Msi (koordinator Pengawas Guru Kab. Bantaeng) dan Drs. Sulhan Yusuf (Penggiat Literasi Bantaeng) sebagi pembedah.

Menurut Alimuddin, buku ini sangat bagus dibaca oleh para guru, “Mulai pengantar sampai isi, semuanya memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi seorang guru, terutama dalam melaksanakan pembelajaran di hadapan peserta didik.”

“Tipe guru itu ada dua yaitu guru kurikulum dan guru inspiratif, sementara untuk menjadi gurunya manusia, seorang guru tidak bisa memisahkan kedua hal tersebut." Imbuh Sulhan.

Masih lanjut Sulhan, "Namun, sekolah saat ini belum menerapkan multiple intelegence dalam mengembangkan potensi dan kecerdasan anak didiknya.”

Penulis: Ahmad Rusaidi
Editor: Kasman McTutu
Share:

0 komentar:

Posting Komentar