.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

19/01/13

Kurikulum 2013 Menuai Protes Guru TIK


TAKALAR, TURUNGKA.COM – Kurikulum 2013 yang disosialisasikan oleh pemerintah dan akan mulai diberlakukan Juli 2013 mendatang, menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan, khususnya praktisi dan pengamat pendidikan Indonesia. 

Salah satu hal yang menjadi perdebatann adalah penghapusan mata pelajaran TIK di sekolah-sekolah, kemudian akan diintegrasikan ke semua mata pelajaran.

Dengan demikian, guru mata pelajaran lain seperti matematika, bahasa dan sebagainya, harus memiliki kemampuan untuk mengajari peserta didik dalam mengoperasikan TIK.

Menurut Alda, seorang Guru TIK salah satu SMA di Takalar mempertanyakan kebijakan pemerintah dalam penghapusan mata pelajaran TIK, karena itu akan menimbulkan membengkaknya pengangguran, terutama sarjana pendidikan TIK.

“Itu akan berdampak pada sarjana pendidikan lulusan TIK yang akan menjadi pengangguran karena ilmu mereka tidak bisa tersalurkan dengan maksimal,” sesal Alda.

Masih menurutnya, ”Apalagi kalau mau diintegrasikan ke semua mata pelajaran, tidak bisa disamakan antara di kota dengan di desa. Kalau di kota ya mungkin, tapi kalau di desa masih belum bisa.”

“Hampir semua guru-guru di desa masih cenderung menggunakan media manual dalam mengajar dibanding menggunakan media TIK.” Pungkas Alda.

Penulis: Ahmad Rusaidi
Editor: Kasman McTutu



Share:

0 komentar:

Posting Komentar