.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

18/02/13

Bendungan Bocor, Petani Di Tarowang Resah


TAKALAR, TURUNGKA.COM - Awan mendung, senyum petani merekah. Hujan yang turun akhir ini sangat disyukuri oleh petani di Desa Tarowang, Galesong Selatan.

Betapa tidak, di tengah kekhawatiran gagal panen karena panas dan tidak adanya air yang mengaliri sawah seminggu terakhir, terbasuh dengan hujan yang turun, meski dengan intensitas sedang.

Kerisauan petani di desa tersebut bukanlah tanpa alasan, bendungan yang selama ini diandalkan sebagai penampung air hujan untuk mengairi sawah, kini volume airnya tidak mampu lagi mengalirkan air ke sawah karena mengalami kebocoran.

Menurut Daeng Ngunjung, seorang petani dari dusun Tamangngura, "Karena bendungan rusak, ya terpaksa saya menggunakan pompa air untuk mengairi sawah, saya takut jika tidak segera diairi, padi yang saya tanam akan puso.”

“Tentunya itu membutuhkan ongkos yang tidak sedikit, namun dengan turunnya hujan ini, saya sangat bersyukur.” Lanjut Daeng Ngunjung.

Petani lain, Daeng Pawa mengungkapkan bahwa kekeringan beberapa hari yang lalu tidak lain karena bendungan ayg ada di Desa Bontomangape mengalami kebocoran, sehingga air hujan lebat kemarin tidak tertampung.

“Padahal setahun yang lalu sudah mengalami perbaikan, tapi entah cara kerja yang seadanya atau karena hal lain sehingga bendungan yang mengaliri puluhan ribu hektar sawah di galesong selatan itu mengalami kebocoran kembali.” Keluhnya.

“Kami juga khawatir, musim tanam yang biasanya dua kali setahun kini tidak bisa lagi dilakukan jika tidak diperbaiki secepatnya. Kami sangat mengharapkan pihak pemerintah segera turun tangan, Semoga Haji Bur sebagai Bupati baru mendengar keluhan kami.” Pungkas Daeng Pawa.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar