.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

20/02/13

Pihak Kampus Bubarkan Rapat Hipermata Kom. STAI Yapis


TAKALAR, TURUNGKA.COM - Rapat Pengurus dan anggota Hipermata Komisariat STAI Yapis dibubarkan pihak kampus. Di tengah diskusi mengenai persiapan Muskom Hipermata, Tiba-tiba seorang Staf yang merangkap Dosen STAI Yapis menghentikan rapat.

Dosen yang bernama Syariful Alam langsung menegur segenap mahasiswa yang menghadiri rapat tersebut, "Rapat apa ini!?” Katanya dengan nada tinggi. Sontak peserta rapat dan calon anggota Hipermata kaget bukan main.

Sekretaris Umum Hipermata Kom. STAI Yapis, Musyafir, mencoba memberi penjelasan, “Ini rapat Hipermata Pak, untuk persiapan Muskom di Malino dengan peserta kader Hipermata dari mahasiswa STAI Yapis.”

Tapi penjelasan Musyafir malah membuat Syariful kian berang dan mengeluarkan ancaman, “Awas kalau ada mahasiswa yang ke Malino!" Begitu si Dosen meninggalkan tempat rapat, suasana rapat menjadi kacau balau.

Untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang muncul, beberapa pengurus menemui Syariful Alam di ruangan staf STAI Yapis Takalar.

Dari pertemuan itu ketahuanlah pangkal soalnya,"Saya bukannya menolak Hipermata, saya hanya tersinggung dengan rapat yang diadakan di kampus ini tanpa ada surat izin kepada staf.” Terang Syariful.

Masih lanjut Syariful, “Lagian saya tidak berhak memberi kalian izin tanpa sepengetahuan ketua yayasan.”

“Saya juga ragu akan keikhlasan pembentukan komisariat ini yang terkesan dipaksakan, ada kepentingan di balik ini semua, dan jika masih ingin melanjutkan kegiatan ini jangan memakai nama STAI Yapis.” Syariful bertegas.

Ditemui di tempat berbeda, salah seorang personil Pengurus Besar Hipermata, Anto menjelaskan bahwa Hipermata telah lama hadir sebelum STAI Yapis didirikan, ”Hipermata ini senantiasa mendapat dukungan dari pemerintah, jadi kalau soal perizinan mudah bagi kami.”

“Mengenai adanya kepentingan berdirinya komisariat ini, ya memang ada, yaitu mengakomodir mahasiswa STAI Yapis untuk bergabung di Hipermata dan beraktualisasi disini.” Jelas Anto.

“Jika itu kepentingan politik atau apalah yang dimaksud oleh beliau, logika kepentingan politik darimana?” Anto balik bertanya.

Untuk menghindari masalah yang lebih panjang, Pengurus dan anggota Hipermata Kom. STAI Yapis Takalar memilih melanjutkan rapat di tempat lain. Peserta pun tetap antusias untuk mengikuti Muskom di Malino.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar