.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

27/02/13

Proyek Pasar Sentral Takalar Kembali Diusut


TAKALAR, TURUNGKA.COM - Kasus rubuhnya bangunan Pasar Sentral Takalar belum menemukan titik terang, meskipun Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel sudah melakukan pemeriksaan terhadap PPK proyek tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyrk pembangunan Pasar Sentral Takalar adalah Kadis Perindustrian dan Perdagangan Takalar, M. Ridwan, telah diperiksa beberapa waktu lalu.

Menyikapi kelambanan pengusutan kasus tersebut, Front Pemuda Anti Korupsi Takalar (FAKTA) melakukan demonstrasi terkait kasus dimaksud di depan Kantor Polres Takalar, rabu (27/02/2013) sekira pukul 13.00 siang. 

Amri Abe selaku kordinator lapangan aksi dalam orasinya mengatakan, “Masalah pasar tersebut agar cepat diselesaikan oleh Kapolres Takalar karena diduga ada indikasi korupsi!”

“Kami dari kalangan mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Takalar menuntut tegas agar Kapolres sebagai penegak hukum tidak tinggal diam dan segera menindak lanjuti masalah ini!” Orasi Amri disambut teriakan dukungan dari massa demonstran.

Dalam aksinya, FAKTA yang membakar ban di depan Kantor Kapolres Takalar menarik perhatian masyarakat. “Kami meminta agar Kapolres Takalar membuka mata dan konsisten dalam tugasnya!” Teriak Amri lagi.

Menanggapi tuntutan demonstrasi, Kapolres Takalar, Nasrun Fahmi yang turun langsung menemui demonstran menjelaskan, “Proses hukum terkait proyek pasar sentral sudah kami tangani.”

“Kami sudah meminta agar proyek ini diaudit dan meminta kepada para ahli, dalam hal ini Cipta Karya untuk melakukan pemeriksaan, namun hasilnya belum dikirim ke kami.” Jelas Nasrun lagi.

Kapolres menjelaskan bahwa semuanya telah kami tangani dan tinggal menunggu hasilnya. Dia juga menambahkan “Kami akan menegakkan hukum secara tegas tanpa melihat siapa dia!”

“Hari ini kami mengundang pihak terkait tetapi belum datang, dan jika diundang beberapa kali tidak datang juga maka kami akan segera mengeluarkan pemanggilan paksa!” Tegas kembali Kapolres Takalar.

Di akhir demonstrasi, Amri Abe menegaskan bahwa gerakan mereka murni dan tidak ditunggangi kepentingan tertentu, "Kami dari kalangan mahasiswa dan masyarakat betul-betul murni ingin menegakkan keadilan di Takalar dan tidak ditunggangi siapapun!"
Share:

0 komentar:

Posting Komentar