.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

22/02/13

Sebaran Guru Di Takalar Tidak Merata

TAKALAR, TURUNGKA.COM - “Masalah terbesar guru di Takalar, bukan cuma jumlah, tapi pola distribusi!” Tegas Ahmad Rusaidi, S.Pd.I, Ketua I Pemuda Muslimin Indonesia Cabang Takalar.

Menurut Ahmad, “Guru hanya bertumpuk di sekolah-sekolah di pusat Kota Takalar, dan sebarannya juga tidak berdasarkan kebutuhan guru. Ada sekolah yang punya guru mata pelajaran tertentu yang melebihi kebutuhan.”

Hal ini dikemukakan oleh Ahmad terkait dengan pernyataan Kepala BKD Takalar, Muhammad pada acara Obrolan Cikalia Pemuda Muslim ahad (17/02/2013) lalu.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad mengatakan, “Takalar saat ini mengalami kekurangan guru sekitar 1000 orang. Salah satu langkah mengantisipasinya dengan mengadakan mutasi.”

Mutasi yang dimaksud Muhammad adalah “Pejabat struktural yang berasal dari fungsional guru, dikembalikan ke tugasnya semula sebagai seorang guru.”

“Bahkan jika ada pegawai struktural yang berminat menjadi guru, itu akan difasilitasi, untuk mendapatkan ijazah akta IV, agar mereka berhak mengajar.” Terang Muhammad. 

Menanggapi hal tersebut, Ahmad mengungkapkan, “Itu tidak akan menyelesaikan masalah, jika guru-guru tetap tidak disebar ke seluruh wilayah Takalar secara merata.”

“Banyak daerah yang benar-benar membutuhkan tenaga guru, namun kekurangan. Sementara ada juga sekolah yang kelebihan guruterutama sekolah-sekolah yang ada diperkotaan.” Pungkas Ahmad.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar