.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

06/03/13

Pena Hijau Harumkan Takalar

TAKALAR, TURUNGKA.COM - Sukses dan prestasi Sri Rezeki WJ dalam ajang penuh gengsi “Olimpiade Pendidikan Kewarganegaraan III”, menjadi bukti bahwa Takalar memiliki banyak penulis muda yang potensial. Siswi Kelas XI IPA 1 SMAN 1 Takalar ini, menjadi pemenang terbaik II kategori Karya Tulis Ilmiah(KTI), dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Makassar (UNM) pada pertengahan Februari lalu.

“Ketika tampil mempersentasikan hasil penelitianya, dia berhasil memantik decak kagum serta tepuk tangan meriah dari para peserta termasuk dewan juri” testimoni sahabatnya Riskayanti yang ditemui Rabu, (06/03/2013). Riskayanti menemani Sri Rezeki ketika persentase KTI di Kampus Pasca Sarjana UNM lantai 4, Makassar. 

Dengan mengakat judul penelitian “Ikhtiar Mengurangi Pseudo Nasionalisme di Kalangan Pelajar Kabupaten Takalar” Sri Rezeki berhasil meyakinkan dewan juri bahwa penelitiannya termasuk KTI terbaik di antara seluruh peserta yang mewakili 41 SMA/SMK/MA se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. 

Dengan prestasinya tersebut, pelajar berjilbab anggun yang akrab disapa Weje, merasa bangga bisa mengharumkan nama Takalar. “Saya berbangga dan mempersembahkan kemenangan ini buat daerah Takalar tercinta” ungkapnya penuh ketulusan. 

“Saya juga berterima kasih kepada guru pembimbing baik itu Ibu Sumarni Yusuf, M. Pd maupun Ibu Yupriana Asis, M. Pd, serta Kepala Sekolah yang begitu telaten memberi saran-saran yang konstruktif bagi karya Saya”. 

Menurut penyuka puisi dan novel ini, keterampilan menulisnya kian terasah setelah ikut bergabung dalam Komunitas Pena Hijau. Dalam komunitas tersebut, dia belajar menulis karya sastra, karya jurnalistik maupun karya tulis ilmiah. 

“Sebelum bergabung dalam sekolah literasi yang diselenggarakan Komunitas Pena Hijau, saya tidak bisa membedakan berbagai jenis penelitian ilmiah ” ujarnya terus terang. 

“Setelah menerima ilmu dari seorang mentor literasi yaitu kanda Zaid El Mutaaliyah, maka saya semakin memahami perbandingan jenis penelitian mulai dari penelitian deskriptif-kualitatif, penelitian eksperimen, penelitian pustaka, penelitian dan pengembangan serta penelitian tindakan”, pungkas srikandi belia bersenyum bidadari ini.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar