.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

02/04/13

Sumpah Pocong Ala Asisten III Takalar

ilustrasi

MAKASSAR, TURUNGKA.COM – Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Takalar, Abdul Rahman, mengaku siap sumpah pocong demi membuktikan bahwa dirinya dizalimi.

“Saya menantang PHO dan PPK untuk sumpah pocong. Ini pembuktian Islam, karena saya merasa terzalimi,” ujar Asisten III Pemkab Takalar ini dengan nada tinggi di sidang itu.

Hal tersebut diungkapkan Rahman saat menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (01/04/2013). Rahman kecewa dengan keterangan sejumlah saksi yang dirasa menyudutkan dirinya.

“Mereka semua saksi tim PHO jelas sekali berbohong. Sepertinya memang mereka didesain sejak awal memberikan keterangan yang tidak sebenarnya terjadi,” kata Rahman melalui Penasehat Hukumnya, Syamsuwardi, usai sidang.

Kasus yang membelit Rahman adalah proyek pengaspalan ruas jalan Panaikang di Desa Bonto Rappo Takalar tahun 2010. Proyek ini menggunakan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) senilai Rp 610 Juta.

Dalam proyek tersebut telah terjadi keterlambatan pengerjaan. Namun, nyatanya tim PHO mengakui dalam laporan bobot pekerjaannya sudah selesai 100 persen dimana dikerjakan oleh rekanan CV Maros.

Perkara ini mendudukkan dua terdakwa yakni Abdul Rahman selaku PPK dan rekanan CV Maros bernama Tallasa.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar