.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

29/05/13

BPKP Periksa Fisik Proyek GOR Takalar

TAKALAR, TURUNGKA.COM – Kejaksaan Negeri Takalar bersama Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan kembali melakukan peninjau dan pemeriksaan terhadap proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Takalar yang berada di Kecamatan Pattalassang, Rabu (29/5).

Tim BPKP yang dipimpin Abidin Benganga itu turun ke lokasi untuk memeriksa fisik dan data proyek pembangunan itu guna mengetahui total kerugian negara.

Adapun anggaran proyek pembangunan GOR Takalar berasal dari dana hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI 2010 sebesar Rp 4 Miliar. Namun, proyek tersebut tidak selesai pengerjaannya. Ironisnya, pengeluaran dana tersebut tidak mampu dipertanggung jawabkan.

“Tim BPKP sudah turun ke lapangan untuk mengecek fisik bangunan. Mereka turun crosscek langsung dengan tim ahli PU, para pihak terkait, tersangka dan jaksa penyidik,” kata Kepala Kejari Takalar, Ferry Tas, Rabu (29/5).

Secara teknis, kata Ferry, pihaknya belum mengetahu hasil pemeriksaan fisik yang. Namun, hasil cek fisik digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil langkah dalam menentukan besar kerugian negara.

Ferry mengatakan Tim BPKP telah merampungkan proses audit proyek pembangunan itu. Kendati demikian, Tim BPKP belum bisa mengekspose hasil auditnya, dikarnakan masih menunggu hasil investigasi dari Tim Ahli mengenai spesifikasi bangunan GOR tersebut.

“Audit BPKP sudah selesai. Tapi, kerugiannya belum bisa diketahui karna pihak BPKP masih menunggu hasil investigas Tim Ahli,” ujar Ferry.

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi itu, Kejari Takalar telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka masing-masing berinisial WH, MM dan KS. Ketiga tersangka ini belum dilakukan penahanan, lantaran pihak kejaksaan masih menunggu hasil audit kerugian negara dari Tim BPKP Sulsel.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar