.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

03/06/13

HMI (MPO) Aksi Tolak Caleg “Kotor”

MAKASSAR, TURUNGKA.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) menggelar aksi  di kantor DPRD Sulsel, Senin (03/06/2013). Aksi  HMI MPO ini terkait calon legislatif  bermasalah. Aksi penolakan caleg"kotor" yang berlangsung  di tiga titik yakni di depan Kantor KPU provinsi Sulawesi Selatan, Perempatan Urip- Pettarani (Flyover) dan terakhir di depan Kantor DPRD Sulawesi Selatan.

Ilham selaku Korlap yang juga Ketua Bidang PTK menegaskan, HMI menolak calon legislatif yang terkait dengan pelanggaran tindak pidana KKN, kekerasan rumah tangga, kekerasan seksual dan pelanggaran HAM. "Kami dari HMI MPO cabang Makassar menegaskan kami menolak caleg-caleg kotor yakni caleg yang bermasalah" ungkapnya saat orasi di depan DPRD Sulsel.

Ilham menambahkan,  realita yang terjadi bahwa ada sebagian anggota DPRD khususnya di Provinsi Sulsel yang keaktifannya sangat menurun yakni dibawah 50%. Menurutnya kalau hal itu sudah terjadi di lembaga DPRD maka fungsi pengawasan dinilai sangat tidak layak untuk mencalonkan diri sebagai caleg, maka diharapkan kepada masyarakat untuk lebih cermat dan cerdas melihat caleg-caleg yang dinilai sangat tidak memiliki integrity yang baik untuk dijadikan sebagai toladan masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD Sulawesi Selatan Ajip Padindang yang juga Fraksi Partai Golkar selaku penerima aspirasi  secara pribadi tak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh beberapa mahasiswa . Namun ia berjanji akan menyampaikan aspirasi dari mahasiswa ke Ketua DPRD dan secepatnya akan menanggapi pernyataan sikap dari HMI MPO Makassar. "Saya akan sampikan asprasi dari mahasiswa, tapi saya tidak bisa menjawab secara pribadi"

Menanggapi pernyataan dari Ajip Padindang, Bendum HMI MPO Cabang Makassar kurang sepakat karena dia ingin agar aspirasi secepat mungkin direspon oleh anggota DPRD Sulsel dengan menanggapi langsung apa yang diinginkan oleh mahasiswa, yakni data akan anggota legislatif yang lalai akan tugasnya sebagai wakil rakyat. "Kami akan datang lagi untuk menindak lanjuti aksi kami ini" ungkapnya saat ingin meninggalkan ruang asprasi


Share:

0 komentar:

Posting Komentar