.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

24/09/13

Kopel Bulukumba: Batalkan Pinjaman ke PIP

BULUKUMBA, TURUNGKA.COM - Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Bulukumba meminta Dewan Perwakilan  Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk membatalkan pinjaman ke PIP (Pusat Investasi Pemerintah).

Saat ini, Pemkab Bulukumba sudah membuat MoU dengan pihak PIP untuk bantuan pinjaman sebesar 83 miliar milyar rupiah. Rencananya, pinjaman tersebut akan digunakan untuk proyek rehabilitasi RSUD Bulukumba.

Direktur KOPEL Bulukumba, Makmur Masda menganggap bahwa meminjam ke PIP, sama saja dengan mengikatkan diri pada rentenir. “Bunga pinjaman di PIP itu besar sekali, belum lagi fee yang mereka minta.

“Sebaiknya DPRD meminta eksekutif untuk membatalkan rencana ini, mumpung masih berbentuk MoU yang belum mengikat. DPRD juga seharusnya menghentikan pembahasan mengenai hal ini.” Tegas Makmur.

Masih menurut Makmur, bunga pinjaman di  PIP lebih besar dua digit dari bunga BI Rate, yakni 9,25 persen. Pemkab juga diharuskan memberi 0,5 persen dari pinjaman sebagai fee managemen (biaya pengelolaan), 0,5 persen untuk biaya administrasi, dan 0,5 persen untuk up front fee (uang muka).


“Alih-alih membantu pembangunan Pemerintah Daerah, PIP justru mengambil lebih banyak dana APBD Bulukumba. Indikasi praktik rente ini justru merugikan Pemkab Bulukumba.” Pungkas Makmur.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar