.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

20/09/13

Kopel Desak BK DPRD Menindak Chalik Suang

MAKASSAR, TURUNGKA.COM – "Badan Kehormatan DPRD Sulsel perlu melakukan upaya pemanggilan dan pemeriksaan kepada Abdul Chalik Suang atas tindakannya memukul warga beberapa waktu yang lalu," seru Ketua Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia, Syamsuddin Alimsyah, Jumat (20/09/2013).

Pernyataan tersebut disampaikan Syam, sekaitan dengan dugaan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Sulsel, Abdul Chalik Suang terhadap seorang ibu hamil bernama Mega Violeta Banga (26).

Dugaan penganiayaan Suang yang berujung luka terhadap warga Jl Metropolitan Timur, No 18 Kecamatan Tamalate, Makassar, itu terjadi pada Selasa (17/9/2013) sekitar pukul 17.00 wita.

Akibat tindakan penganiayaan tersebut, ibu tiga anak ini mengalami luka memar dan pendarahan pada bagian hidung. Selain itu, hidung korban juga dijahit hingga empat jahitan.

Kopel Indonesia menganggap bahwa kejadian ini harus disikapi oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel. “BK punya kewenangan memanggil yang bersangkutan meski tidak ada laporan yang masuk dari korban pemukulan.” Tegas Syam.

Masih menurus Syam, “Proses hukum di kepolisian harus tetap berjalan sebagai bahagian dari penegakan hukum, namun oknum anggota DPRD dari Fraksi Gerindra tersebut juga bisa dikenai pelanggaran etik karena main hakim sendiri, pihak korban juga bisa melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada Badan kehormatan.”

Syam menjelaskan bahwa BK  DPRD bisa bertindak sebagai  hakim atas kejadian ini, “BK bahkan punya kewenangan merekomendasikan pemecatan, dan yang pasti kita menyesalkan kejadian ini serta berkepentingan untuk mengawal prosesnya.”
Share:

0 komentar:

Posting Komentar