.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

21/11/13

Di Bukittinggi, Anies Baswedan Menginap di Rumah Warga

BUKITTINGGI, TURUNGKA.COM - Saat melakukan kunjungan ke Bukittinggi, Sumbar, Anies Baswedan tidak menginap di hotel, melainkan menginap di rumah seorang warga di Nagari Kamang Hilir Kecamatan Tilatang Kamang. Lokasi desa pegunungan tersebut berjarak berjarak sekitar 30 km dari kota Bukittinggi.

Anies memilih untuk tinggal di rumah warga karena ingin membaur bersama warga dan mendengar cerita-cerita mereka secara langsung.

“Saya bisa saja menginap di hotel sebagaimana biasanya orang luar kota yang berkunjung ke suatu kota, di hotel aman, nyaman dan semuanya tersedia lengkap, tetapi saya akan berjarak dan merasa kesepian jika harus tinggal di hotel. Tinggal dengan di rumah warga di desa memang tidak ada fasilitas seperti di hotel, tetapi interaksi langsung dengan masyarakat desa bagi saya adalah suatu kemewahan,” demikian rektor Universitas Paramadina tersebut memberikan penjelasan.

Sementara itu, mengetahui ada tokoh nasional yang menginap di kampungnya, warga masyarakat desa Kamang pun langsung berdatangan ke rumah dimana Anies menginap. Mereka ingin bertemu dan berfoto langsung dengan kandidat presiden dalam Konvensi Partai Demokrat tersebut.

Saat berjamaah sholat maghrib di masjid setempat, Anies langsung didaulat oleh warga untuk mengisi pengajian. Pengajian tersebut pun di'broadcast' langsung melalui pengeras suara masjid sehingga warga berdatangan mendengarkan ceramah cucu pahlawan nasional AR Baswedan tersebut.

Ketua adat setempat Datuak Nan Labiah, tetua persukuan Djambak yang mewakili masyarakat mendaulat Anies berceramah, menyampaIkan bahwa warga masyarakat tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas bertemu dengan calon presiden. Oleh karena itu mereka berinisiatif untuk meminta Anies memberikan ceramah selama lebih dari dua jam di Masjid.

“Bahkan, setelah acara ceramah, warga masih berdatangan di rumah dimana Anies menginap, mereka ‘nonkrong’ di rumah kami sampai pagi”, kata Datuak. (czn/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar