.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

08/11/13

Siswa Takalar Siap Ukir Prestasi Di Pentas Nasional

JAKARTA, TURUNGKA.COM - Kabar gembira tentang dunia pendidikan Takalar datang dari dunia literasi. Dua orang siswa SMAN 1 Takalar, berhak mewakili Sulawesi Selatan dalam ajang Kompetesi Karya Tulis Ilmiah Siswa Tingkat Nasional Tahun 2013 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Mereka yang akan segera berangkat ke Jakarta yaitu Sri Angilda dan Alhafsi.

Ditemui di sekolahnya, Kamis (07/11/2013) baik Sri Angilda dan Alhafsi menyatakan optimisme bisa berkompetisi di tingkat Nasional. Bagi mereka berdua, kemenangan di tingkat provinsi semakin membangkitkan kepercayaan diri mereka bahwa setiap pelajar di negeri ini dapat memberi kontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa berdasarkan kompetensi unik dari masing-masing pelajar. 

“Alhamdulillah, sejak mengenal bahkan jatuh cinta dengan dunia literasi, saya selalu berkomitmen untuk berbuat yang terbaik buat bangsa ini melalui ‘huruf-huruf perjuanga’. Sebagai perwakilan Sulsel, kami ingin membuktikan bahwa tradisi luhur dunia literasi dalam kebudayaan Bugis-Makassar masih terus hidup dan berkembang dalam darah kepenulisan generasi kami,” urai Ilda sedikit berpromosi.

Pendapat yang sama juga diamini oleh Alhafsi, remaja riang asal Sabintang, “Optimisme itu penting, bahkan menurut saya merupakan bagian terpenting untuk menggapai kesuksesan. Tanpa optimisme, tentu saja kehidupan umat manusia akan diliputi kecemasan dan ketakberdayaan. Demikian pula dengan optimisme kami di kompetisi tingkat nasional. Saya yakin, semua peserta dari seluruh daerah di tanah air ingin mempersembahkan yang terbaik buat bangsa ini. Dan saya bersama Ilda, akan berlatih dan berusaha semaksimal mungkin demi mengarumkan nama daerah di pentas Nasional,” terang Hafsi sebenderang keyakinannya.

Keberhasilan kedua penggiat Komunitas Pena Hijau Takalar ini, juga disambut penuh suka cita oleh seluruh warga SMAN 1 Takalar, apalagi bagi guru pembimbing yang aktif membina di Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Mulai dari Ibu Sumarni Yusuf, Ibu Yupriana Asis, Ibu Bahariyah, Ibu Suriya hingga Bapak Muhsin. Mereka mengungkapkan rasa bahagianya dengan rasa syukur bergelimang terima kasih kepada Allah, swt. Mereka berpandangan, bahwa kemenangan Hafsi dan Ilda merupakan anugerah terindah buat bangkitnya kejayaan masyarakat Takalar secara keseluruhan.

Secara terpisah, Zaid Ali seorang pembina Komunitas Pena Hijau mewartakan dari Jakarta bahwa pada bulan november ini ada tiga kelompok siswa Takalar yang menjadi perwakilan Sulawesi Selatan untuk berkompetisi di Tingkat nasional. 

“Kelompok pertama yaitu Alhafsi dan Sri Angilda, yang menjadi peserta KTI Tingkat Nasional di Kementrian Pekerjaan Umum RI. Kelompok kedua yaitu Sulnira Bagenda, M. Nur Fahrozi dan Nurul Fatimah yang menjadi peserta di “Social Science Olympiads” Universitas Indonesia. Dan Mulyadi Karim yang menjadi perserta kompetisi Esai di Kementrian Pertahanan RI.” Pungkas guru muda yang bergeliat mengembangkan sekolah literasi di beberapa daerah. (zdr/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar