.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

30/03/14

Nilai Dasar Tradisi Perlu Reaktualisasi

PATTALLASSANG, TURUNGKA.COM - Menanggapi menggeliatnya semangat generasi muda Takalar untuk mempelajari tradisi dan budaya tradisional mendapatkan apresiasi positif dari Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Takalar.

Ketua III Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Takalar, Baihaqi Zakaria mengungkapkan hal tersebut dengan melihat mulai maraknya pelaksanaan pentas seni tradisional yang digelar berbagai sanggar seni generasi muda di Takalar.

“Ini luar biasa, dan patut diapresiasi tinggi. Sebut misalnya Sanggar Seni Nipas, Sanggar Seni Pattallassang, Sanggar Seni Akkarena Galesong, dan Sanggar Seni Ataraksia, Sanggar Seni Royong SMA Negeri 3 Takalar, Sanggar Seni SMA Negeri 1 Takalar, dan yang lain”, ungkap Baihaqi.

Bagi Mantan Ketua Umum Lembaga Dakwah Kampus LKIMB UNM ini, semangat kaum muda mempelajari tradisinya menjadi garansi akan kemajuan peradaban sebuah masyarakat, “Kita menjadi punya harapan besar akan kebangkitan daerah ini ke depan.”

Namun yang juga perlu mendapat perhatian dari semua komponen masyarakat adalah, bagaimana animo mempelajari tradisi dan budaya tradisional, tidak berhenti hanya sebatas belajar tari-tarian, “Kita perlu menukik masuk ke pembahasan nilai dasar tradisi kita.” Tegas Baihaqi.

“Seperti misalnya, bagaimana kita mencoba menggali makna terdalam dari berbagai pappassang to rioloa. Ini penting agar nilai dasar tersebut, bisa kita transformasi dan aktual dengan kehidupan kontemporer.”

Lanjut Baihaqi, “Ke depan, selain pementasan seni, perlu diperbanyak pelaksanaan dialog kebudayaan lintas generasi, kajian-kajian tentang pappassang to rioloa, dan sebagainya. Kami di Pemuda Muslim Takalar punya obsesi besar untuk mendorong reaktualisasi nilai dasar tradisi lokal dalam kehidupan sehari-hari.” (ist/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar