.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

26/04/14

Komite Konvensi Partai Demokrat Buka Kemungkinan Bangun Poros Keempat

JAKARTA, TURUNGKA.COM - Sekretaris Komite Konvensi Partai Demokrat, Suaidi Marasabessy menyatakan Demokrat masih membuka kemungkinan untuk membangun koalisi poros keempat. Bahkan menurut Suaidi bukan tak mungkin Demokrat akan menjadi motor dalam koalisi poros keempat ini.

Hal ini dikatakan jenderal purnawirawan dalam acara "Menimbang Kartu Konvensi" yang diadakan oleh Populi Center dan Smart FM. Dalam acara yang dipandu oleh Ichsan Loulembah ini, Suaidi hadir bersama Hayono Isman (Peserta Konvensi Partai Demokrat), Salim Said (Direktur Eksekutif Institut Peradaban) dan Nico Harjanto (Ketua Populi Center).

"Ada kemungkinan poros keempat akan dibentuk. Kita tidak ingin terburu-baru karena masih menunggu perhitungan resmi KPU pada 9 Mei mendatang. Saya rasa cukup waktunya karena pendaftaran pasangan capres-cawapres di KPU tanggal 20 Mei," tegas Suaidi.

Sekretaris komite konvensi ini sendiri menegaskan Partai Demokrat hanya akan mengajukan capres atau cawapres dari sebelas peserta konvensi yang ada, ia menampik adanya calon lain yang akan diajukan oleh partai berlambang mercy ini.

Sikap Partai Demokrat untuk membangun koalisi ini juga dipertegas oleh salah satu peserta konvensi yang juga kader partai petahana ini, Hayono Isman. Menurut Hayono yang juga patut didorong adalah sikap SBY untuk nantinya mendukung capres dari Demokrat.

"Partai Demokrat akan berkomunikasi dengan siapapun setelah konvensi. Juga patut dicatat bahwa penerimaan masyarakat terhadap SBY masih 60% artinya ini sangat penting bagi SBY untuk nantinya mengendorse salah satu capres dari demokrat," ujar peserta konvensi ini.

Pendapat Suaidi dan Hayono ini diamini oleh pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto. Menurut Nico masih sangat mungkin Demokrat membuka pintu koalisi poros keempat.

"Koalisi itu kan bisa dilihat dari variabel posisi, secara posisi tidak ada yang dominan, buktinya tidak ada satu pun parpol yang bisa mengajukan capres tanpa koalisi. Di sini sebenarnya peluang Demokrat. Bila selama ini seakan-akan pertarungan antara Jokowi dan Prabowo, Demokrat justru bisa membentuk koalisi partai-partai lain di luar dua kubu tersebut," ujar Nico. (ist/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar