.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

24/04/14

Padi Terserang Hama, Petani Damme Gagal Panen

POLONGBANGKENG SELATAN, TURUNGKA.COM - Masa panen adalah hal yang dinanti-nantikan bagi para petani, setelah tiga bulan lamanya berjuang memeras keringat akhirnya terjawab sudah dengan tibanya masa panen.

Namun ironisnya, harapan ini tak sesuai kenyataan, tahun ini hasil panen tak memuaskan bahkan banyak petani yang gagal panen sampai 50 - 70 persen. Hal inilah yang dirasakan para petani di Damme, Kel. Patte'ne, Kec. Polsel, Takalar.

Gagal panen ini disebabkan karena padi mereka terserang hama wereng yang tak terkendali dan diperparah dengan genangan banjir beberapa waktu yang lalu.

Seorang petani yang ditemui di sela-sela istirahatnya, kamis (24/04/2014), yang bernama Daeng Tarru, mengungkapkan, “Saya tidak tahu lagi harus, bagaimana hama wereng yang menyerang padiku sejak umur 1 bulan hingga menjelang panen tak terkendali.”

“Di tambah lagi banjir yang sering melanda, membuat panen tahun kali ini gagal 50 persen. Saya menggarap sawah orang lain seluas 60 Ha., biasanya menghasilkan 50 karung kini tinggal 20 karung belum lagi dibagi dengan pemilk sawah 50 persen, jadi tinggal 10 karung bersih yang tersisa.”

Masih menurut Daeng Tarru, “Apamo gau kakamma tossengi seng dalle nalleangki Allah taala, sanna tommi batena nisamporo' racung kamma nisamoro'na kamma tonja nakanrenaja olo' anninting, nampa bibit nabagekangki pammarentaya poeng paling nangai nakanre olo anninting, Mudah-mudahan timorokna sedeng na'balasa baji wassele tanayaa."

Hal senada diungkapkan buruh tani lain, Daeng Ropu. Ayah sembilan anak ini hanya bisa pasrah melihat hasil panen yang tak sesuai harapan, “Jainggannji ongkoso'na nawassele'na.”

Daeng Ropu berharap agar pemerintah mau turun tangan melihat penderitaan mereka petani kecil, “Mudah-mudahan anjo pammarentaya nipagioki pa'maina nanaperhatikan tonja tallasakna ikatte petani ca'dia.” (sdb/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar