.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

29/10/14

Nikson Sadli: Anggaran di Takalar, Banyak Yang Mubazzir

PATTALLASSANG, TURUNGKA.COM - Ada hal yang menarik saat diskusi publik yang diadakan oleh KAHMI, seorang peserta bernama Nikson Saldi mengritik kebijakan pemerintah kabupaten takalar.

Nikson menilai banyak program yang tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat Takalar, “Saya melihat banyak kebijakan pemerintah takalar yang tidak sesuai kebutuhan, sehingga anggaran yang dikeluarkan lebih banyak yang mubassir,” ungkapnya.

Nikson menambahakan bahwa banyak program yang dilaksanakan pemerintah yang secara langsung tidak bersentuhan dengan rakyat kecil, programnya lebih banyak dalam wujud seremonial belaka.

“Banyak program yang sebenarnya tidak pro poor, misalnya festival pulau sanrobengi, program sepeda santai yang telah berkali-kali dilaksanakan, atau pembangunan trotoar disepanjang jalan kota kab. Takalar”

“Semuanya itu hanya sebatas seremonial belaka, bayangkan kalau dana program itu dialokasikan untuk membuka lapangan kerja? Atau untuk membantu rakyat miskin?” Tuturnya mencontohkan.

Tak pelak komentarnya itu disambut tepuk tangan riuh dari segenap peserta yang hadir dalam diskusi tersebut. 

Mengenai pembangunan trotoar, Sekda Kab. Takalar menjelaskan, “Untuk program trotoar, pembangunannya itu sudah melalui kajian yang mendalam, kepentingannya untuk keselamatan pejalan kaki dan upaya untuk mengurai kemacetan karena jalan di Takalar kian tak mampu menampung kendaraan yang jumlahnya terus meningkat.”


Sementara itu legislatir Takalar, Makmur Mustakim, SH mengutarakan persetujuannya, “Saya sepakat, ini akan saya bawa ke DPRD, agar kedepannya, anggaran untuk hala-hal yang bersifat seremonial DPRD akan lebih selektif.” (idm/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar