.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

07/11/14

KOPEL Indonesia: Suap di DPRD Takalar Sudah Termasuk Korupsi

MAKASSAR, TURUNGKA.COM - Menanggapi kabar tentang adanya kejadian suap-menyuap di DPRD Takalar, terkait Sidang Paripurna penentuan pimpinan alat kelengkapan DPRD, KOPEL Indonesia angkat bicara.

Koordinator Advokasi Masyarakat Sipil KOPEL Indonesia, Musaddaq menekankan agar pembagian pimpinan alat kelengkapan DPRD tetap dilakukan berdasarkan tata tertib, “Tetap harus mengedepankan musyawarah dan mufakat, kalau tidak ada mufakat, silahkan voting, di luar itu pasti inkonstitusional.”

“Suap yang dilakukan untuk mendapatkan jatah pimpinan, itu sudah termasuk korupsi dan merusak tatanan demokrasi di parlemen dan menambah catatan buruk citra parlemen.” Jelas Musaddaq.

Masih menurut Musaddaq, KOPEL Indonesia meminta agar perilaku menyimpang ini harus disikapi secara serius oleh partai politik yang bersangkutan, “Partai politik harus menindak tegas kadernya yang seperti ini!”

“Sebenarnya perilaku korup di parlemen sudah diprediksi oleh publik bahwa ini akan terjadi karena begitu massifnya money politic selama masa kampanye, mereka akan berusaha mengembalikan modal, hehehe...” Cerita Musaddaq lagi.


Musaddaq juga berjanji bahwa pihaknya akan terus memantau kasus ini, “Ya, ini sudah masuk dalam perhatian kami. Bahkan ke depan, kami akan lebih intens mengawasi kinerja DPRD, termasuk DPRD Takalar.” (ist/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar