.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

20/01/15

Ada Para Raja di Maudu’ Lompoa Ri Cikoang Takalar

MANGARABOMBANG, TURUNGKA.COM - Maudu’ Lompoa Ri Cikoang (Maulid Akbar di Cikoang) yang digelar oleh Kadis Dikbudpora Kabupaten Takalar, selasa (20/01/2015) selain sebagai prosesi ritual keagamaan, juga menjadi ajang konsolidasi keluarga beberapa kerajaan (keKaraengan).

Selain Karaeng/Raja Laikang, kegiatan ini juga dihadiri oleh Karaeng/Raja Bangkala dan Karaeng/Raja Tallo. Bahkan dalam pertemuan raja-raja tersebut, dirangkaikan dengan penyamatan pin tanda keberanian kepada Raja Laikang dengan Raja Bangkala oleh Raja Tallo.

Bahkan, momen Maudu’ Lompoa ini sekaligus menjadi perayaan hari ulang tahun Karaeng Laikang. Ini terkait dengan upaya mengembangkan dan mempromosikan event wisata spiritual yang menjadi andalan Keluarga Besar Karaeng Laikang ini.

Ustadz H. Syahran Aidid Karaeng Sila menjelaskan makna berbagai prosesi ritual Maudu lompoa, “Seperti proses mengurung ayam yang berlangsung 40 hari 40 malam, itu bertujuan untuk membersihkan ayam dari kotoran dan najis, baik makanannya maupun tempatnya.”


Sementara itu, Kadis Dikbudpora Takalar berharap agar kegiatan ini menjadi agenda nasional di bidang budaya yang tiap tahunnya dilaksanakan dalam rangka bagaimana mengembangkan budaya yang ada di Kab. Takalar. (ist/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar