.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

08/02/15

Anak IPS SMA Negeri 1 Takalar, ‘Bisa Tonji’

JAKARTA, TURUNGKA.COM - Persepsi sebagian masyarakat yang cenderung ”menyepelekan” jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mesti segera diinterupsi.

Bila selama ini jurusan IPS dianggap sebagai pilihan kedua setelah jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di jenjang SMA, maka pandangan seperti itu akan segera memasuki masa kadaluarsa.

Keikutsertaan tiga orang siswa dari jurusan IPS SMAN 1 Takalar dalam ajang penuh gengsi "Kompetisi Ekonomi Nasional ke-17“ yang populer di sebut Kompek 2015 membuktikan bahwa siswa-siswa IPS juga bisa mengukir prestasi sebagaimana siswa-siswa IPA.

M. Nurfahrozi menwakili kedua rekannya, St. Hafilah dan Nuralam Putri, menegaskan bahwa kaikutsertaan mereka dalam Kompek 2015 merupakan sebentuk pembuktian bahwa anak IPS bisa tonji mengukir prestasi.
“Jangan pernah lagi mengasosiasi jurusan IPS sebagai kelas kumpulan siswa miskin kecerdasan ataupun sebagai kelas pembuangan siswa yang nakal. Saatnya stigma negatif jurusan IPS harus diakhiri!” Tegasnya.

Lanjut Nurfahrozin, “Setiap siswa harus diberikan keleluasaan memilih jurusan, bukan karena stigma. Mereka yang memilih jurusan IPS adalah mereka yang ingin mengembakan keilmuaan sosial yang lebih manusiawi.”


“Karena itu, semua sekolah harus menyediakan fasilitas dan tenaga pengajar yang paling berkualitas juga untuk jurus IPS di seluruh Indonesia.” Pungkas siswa paling kritis di kelas XII IPS 1 SMAN 1 Takalar ini. (aid/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar