.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

17/02/15

Ketua Pemuda Muslim Sulsel Ceramah di PJMI 2015

MAKASSAR, TURUNGKA.COM – Ketua Umum Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Sulawesi Selatan, Muhammad Kasman, menyampaikan materi Logika Jurnalisme di hadapan 70 orang peserta Pendidikan Jurnalistik Dasar Mahasiswa Islam 2015.

“Logika jurnalisme dibangun di atas pondasi etika, sebab seorang jurnalis senantiasa berada pada posisi kritis antara kepentingan media pers dengan kewajiban etik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat dan bermutu.” Jelas Kasman.

Dengan menguti aristoteles, Kasman mengatakan bahwa tujuan etika adalah untuk mencapai kebahagiaan yang dikenal dengan istilah eudaimonia yang berkaitan juga dengan arete (keutamaan). “Dalam perspektif ini, etika ditegakkan demi kebahagiaan dan keutamaan hidup.”

Selain itu, Kant juga mengajarkan bahwa tindakan itu benar kalau ia selaras dengan prinsip kewajiban yang relevan untuknya. Norma moral mengikat secara mutlak dan tidak tergantung dari apakah ketaatan atas norma itu membawa hasil yang menguntungkan atau tidak.

“Inilah yang dimaksud dengan deontologi moral yang darinya diturunkan konsep deontologi jurnlisme: Hormat dan perlindungan atas hak warga negara akan informasi dan sarana-sarana yang perlu untuk mendapatkannya, Hormat dan perlindungan atas hak individual lain dari warga negara, dan Ajakan untuk menjaga harmoni masyarakat.” Urai Kasman.

Jadi ukuran logis dan tidaknya informasi yang disajikan oleh seorang jurnalis sangat dipengaruhi oleh bangunan etika yang melandasinya, baik itu etika individual, etika sosial, maupun etika institusional.


Acara yang digelar oleh Lembaga Pers Mahasiswa Islam Cabang Makassar di Ballaroom Lantai II Menara Phinisi Universitas Negeri makassar ini mengangkat tema, “menjadi Insan Pers yang Islami” (ist/kdm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar