.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

14/03/15

Opening Musywil IPM di Adakan di Pantai Seruni

BANTAENG, TURUNGKA.COM - Acara pembukaan Musywil XX Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi yang akan dilaksanakan selama empat hari kedepan. Acara ini berlangsung meriah, dengan konsep Out Door di lokas Pantai Seruni Kabupaten Bantaeng. Jum’at (13/03/2015).

Pembukaan ini di hadiri oleh beberapa undangan para petinggi Sulawesi selatan seperti  Bupati Bantaeng yang diberikan amanah untuk membuka acara Musywil XX IPM Sulsel. Selain itu,hadir pula wakil bupati Bantaeng, Iqbal Parewangi, wakil Walikota Makassar, Bupati Kepulauan Selayar, Wakil ketua DPRD Provinsi Sulsel, ketua partai Perindo, Pimpinan wilayah Muhammadiyah Sulsel dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulsel, ketau DPD IMM, KNPI Sulsel serta ratusan peserta dari 23 Kabupaten seSulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Elly Oschar selaku ketua Umum IPM Sulsel periode 2012-2014 menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Pemeritah Kabupaten Bantaeng telah  memeberikan sumbangsi besar kepada IPM untuk berpartisipasi memberikan sumbangsi besar demi mensukseskan Musywil tersebut. “Terimakasih banyak atas sumbangsih yang diberikan, Keterbukaan menerima IPM dan teman-teman IPM dari 23 Kabupaten seSulawesi selatan merupakan kebanggan tersendiri untuk kami kepada Bupati Bantaeng ”. Ujar Ipmawan Elly.

 “Ini adalah Musywil ke 17 yang saya hadiri selama terpilih menjadi ketua umum pimpinan Pusat IPM di Indonesia. Luar biasa dan istimewa hal ini cukup membuktikan bahwa pemerintah setempat sangat terbuka dengan ivent-ivent pemuda. Salut dengan Bupati Bantaeng”, ujar Khoirul Huda Ketua Umum PP IPM.

Sementara itu, Mustari Bosra selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel menyampaikan amanantnya di hadapan para peserta  agar tetap menjaga adab, etika dan tetap memperlihatkan kepada organisasi kepemudaan lainnya bahwa IPM selayaknya sebaga OKP Terbaik. “ Jangan sekali-kali Musyawarah ini tercoreng dengan tindakan-tindakan anarkis sehingga bisa mengakibatkan perpecahan yang tidak diinginkan sehingga silaturahim itu terputus”. Nasihat wakil ketua PWM.

“ Mudah-mudahan dapat menjaga permusyawaratan dengan adem-adem saja. sebab ananda adalah kader-kader Muhammadiyah sebagai penerus, pelanjut, dan penyempurnah syiar dakwah Muahhamdiyah kedepannya. Maka jangan berhenti dalam sebagai pelanjut terus naik kelas sehingga dapat mengisi jabatan-jabatan kekosongan di persyerikatan Muhammadiyah. Karena itu bersabarlah dalam berdakwah”. Tambahnya sebelum mengakhiri Sambutannya. (ist/kdm)


Sumber: Khittah.Com
Share:

0 komentar:

Posting Komentar