.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

15/04/15

Pemuda Muslim,SEMMI dan SEPMI Tagih Janji Jokowi-JK

MAKASSAR, TURUNGKA.COM - Merespon perkembangan dinamika politik dalam negeri, terutarama berbagai kebijakan yang diambil oleh Jokowi-JK dalam menjalankan pemerintahan dan mengelola negara, Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Sulaweis Selatan mengeluarkan pernyataan sikap.

Pemuda Muslim Sulsel, menggandeng Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) untuk terus bersama mengkritisi jalannya pemerintahan. Berikut Pernyataan Sikapnya.

Negeri ini diperjuangkan oleh para pendahulu kita demi sebuah cita-cita masyarakat adil dan makmur. Untuk itu, sejatinya pemerintahan harus dijalankan untuk memenuhi kebutuhan rakyat bumi putera, bukan untuk kepentingan segelintir atau sekelompok orang, pun bukan untuk keuntungan kaum kapitalis yang bermental kolonial.

Namun kebijakan pemerintahan hari ini memperlihatkan realitas yang berbeda. Dikuranginya subsidi BBM dan penetapan harganya ditentukan mengikut fluktuasi harga pasar dunia merepresentasikan kebijakan yang berorientasi pasar. Belum lagi kenaikan Tarif Dasar Listrik dan Bahan Bakar Gas, ini berimplikasi pada ikut naiknya harga kebutuhan pokok masyarakat.

Langkah pemblokiran berbagai situs internet yang ditengarai menyebar paham radikal, dilakukan secara serampangan dan tanpa pengkajian yang matang. Ini justru menunjukkan watak otoriter dari pemerintah. Negara menjadi teror bagi kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pikiran bagi warganya.

Olehnya itu, kami Pemuda Muslimin Indonesia, bersama Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) menyerukan:
1.    Jokowi-JK sebagai pemimpin yang dipilih langsung oleh rakyat hendaknya segera merealisasikan janji-janji mereka selama kampanye. Jangan sampai rakyat kehilangan kesabaran.
2.    Jokowi-JK segera melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang ditengarai menyengsarakan rakyat.
3.    Mengajak seluruh komponen bangsa, terutama pemuda, pelajar dan mahasiswa untuk tetap menjaga keutuhan, persatuan dan solidaritas serta daya kritis terhadap jalannya pemerintahan.
4.    Mari terus desakkan ide-ide perubahan dalam upaya menemukan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

5.    Mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2015 sebagai momentum bersama untuk mengoreksi total rezim ini.


Fattaqulloha Mastatho'tum
Billahi fi Sabilil Haq

Muhammad Kasman
Ketua Umum 
PW Pemuda Muslimin Indonesia
Provinsi Sulawesi Selatan
Share:

0 komentar:

Posting Komentar