.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

11/08/15

SMP Negeri 3 Mattiro Bulu Pinrang Adakan Program Senin Baca


PINRANG, TURUNGKA.COM - SMP Negeri 3 Mattirobulu adalah salah satu sekolah kecil yang terletak di sebelah selatan kota Pinrang tepatnya di desa Alitta. Kalau baru dicanangkan pada pertengahan tahun 2015 ini program membaca 15 menit oleh pemerintah, sekolah ini telah menjalankannya semenjak tahun 2012 dahulu.

Bapak Muh. Sadik S.Pd, M.Si  kepala sekolah, mencanangkan program ini setelah melihat bahwa minat baca di kalangan siswa masih kurang dan mempengaruhi prestasi mereka.

Kepala Sekolah yang mantan fasilitator daerah DBE3 (USAID) membuat program baca yang ia sebut “SENIN BACA  yang bertujuan  membangun minat belajar/baca   siswa,  mengasah kemampuan siswa berbicara mengungkapkan gagasannya di depan umum.

“Senin Baca” dilaksanakan setiap hari senin usai upacara bendera. Kegiatan dilaksanakan selama satu jam.  15 menit untuk membaca di  teras kelas. Dan yang menarik adalah 45 menit secara bergantian mereka ( siswa )  menyampaikan hasil bacaannya secara pleno dan siswa yang lainnya menyimak.  Semua siswa diberi kebebasan memilih buku. Bukan Cuma siswa yang membaca, tapi juga  guru-gurunya.

Dampak dari kegiatan tersebut yaitu minat belajar siswa meningkat.  Hal ini terlihat dari penyelesaian tugas pekerjaan rumah yang lebih baik dan lebih tepat waktu,  dan mampu berbicara  di depan umum dengan baik.

Berkat program ini, talenta-talenta siswa juga kelihatan,  salah satunya kemampuan bercerita dan berceramah di depan umum, bahkan salah seorang murid karena meningkat pesat kemampuannya, ditunjuk menjadi penceramah di  beberapa asjid di kabupaten Pinrang.

Sekolah yang dulunya tergolong biasa-biasa ini, karena diperkuat oleh program baca,  anak didiknya mampu masuk SMA N 11 Pinrang ( SMA unggulan) dan salah seorang alumninya bahkan menjadi ketua osis di SMA Negeri 1 Pinrang, sekolah favorit di kabupaten ini. (ist/kdm)


Laporan: Mustajib (USAID PRIORITAS – Provincial Communication Specialist – South Sulawesi)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar