.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

11/12/17

Memelihara Sampah di Sudut Sekolah

Takalar TURUNGKA.ID. Kawasan sudut sekolah merupakan wilayah yang jarang mendapat perhatian. Pada kawasan inilah, seluruh citra sekolah yang sebenarnya dapat diungkapkan secara jujur.

Selama sepekan terakhir, awak turungka berkeliling ke sejumlah SMA Negeri di Kabupaten Takalar. Dan fokus utama observasi tersebut adalah melihat sudut-sudut sekolah yang selama ini kurang disikapi serius oleh manajemen sekolah. Dan hasilnya pun sungguh memprihatinkan.

Menurut Suwardi Siswa SMA di Pattalassang, tumpukan sampah di sudut sekolahnya bukanlah tumpukan sampah yang baru. Menurutnya, sebaran sampah tersebut sudah ada sejak ia masuk sekolah.

"Sejak saya masuk di sekolah ini, begitulah kondisi sudut sekolah. Penuh sampah, tak terjamah oleh petugas kebersihan. Bahkan bagi teman-teman sekelas, membuang sampah langsung keluar jendela kelas adalah kebiasaan lazim," ugkap siswa kelas XII MIA 6 tersebut.

Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh Ustad Ahmad yang selalu memantau beberapa sekolah. Baginya, sampah di sudut sekolah seperti dipelihara secara tak sengaja.

"Sejatinya, kawasan yang paling tersembunyi sekalipun harus tetap diberi perhatian dengan serius, seperti sudut-sudut sekolah. Cerminan jiwa kolektifitas sebuah komunitas sekolah, justru tergambarkan darinya," terang Guru SMAN 2 Polut tersebut.

"Membiarkan sampah-sampah berbahan plastik terus berserakan di sudut-sudut sekolah, seperti tindakan memelihara sampah itu sendiri. Bukankah memelihara sampah sama saja dengan memelihara penyakit dalam jiwa? Bukankah membiarkan sampah bertahun-tahun di sebuah sekolah, berarti kita telah membiarkan wajah masa depan bangsa menjauh dari nilai-nilai kesucian yang sejati". pungkasnya secara retoris. (zdr)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar