.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

15/01/18

SD Negeri 68 Center Galesong II Terendam, Kok Bisa?

GALESONG, TURUNGKA.ID - Hujan yang turun sejak pagi meninggalkan genangan di SD Negeri 68 Center Galesong II yang terletak di sebelah utara lapangan Larigau Galesong, senin (15/01/2018) sore.

Meski kondisi tersebut tidak menurunkan semangat peserta didik untuk tetap menuntut ilmu, sebab sepertinya bagi mereka hujan hanya membasahi tapi tidak menghalangi. Tak ayal kondisi ini dapat perhatian warga sekitar sekolah.

Menurut seorang warga, Muhammad Danial, kondisi ini merupakan imbas dari buruknya sistem drainase yang diperparah dengan tidak adanya kepedulian warga.

"Makanya bergotong-royonglah untuk memperbaiki saluran drainase jangan berharap pemerintah yang memperbaikinya, itu juga ulah masyarakatnya sendiri". Ungkap Danial.

Namun warga lain, Rifai Jayandi malah menyorot hal sebaliknya. Bagi Rifai, justru peran pengawasan pemerintah yang lemah, sehingga pekerjaan drainase berlangsung asal-asalan.

Rifai bilang, "Maaf, karena baru-baru ini drainase dikerja tapi kerjaannya abal-abalji. Maaf, banjir ini bukan ulah masyarakat, ye."

Komentar lain muncul dari seorang pemuda, Muhammad Asrul. Baginya, bukan saatnya saling menyalahkan antara pemerintah dan masyarakat, sebab semua pihak punya andil atas masalah yang ada.

Bagi Asrul, pemerintah melakukan perancangan drainase tanpa melakukan tahap-tahap perancangan teknik prasarana, seperti halnya mengidentifikasi masalah, survei lapangan, analisis, hingga tahap pemodelan.

Sementara  kekeliruan masyarakat yaitu tidak melakukan pembersihan pada drainase tersebut. Sehingga drainase yang seharusnya mengalirkan/mengalihkan air, malah lebih tepat di sebut kolam karena menapung air.

"Perlu adanya kerja sama dari pihak pemerintah dan pihak masyarakat itu sendiri." Pungkas Asrul yang merupakan mahasiswa semester enam jurusan Teknik Sipil pada salah satu universitas di Kota Makassar.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar