.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

25/03/18

Bupati Canangkan Takalar Sebagai Kabupaten Buku

Takalar,  TURUNGKA.ID. Bupati Takalar Syamsari Kitta mencanangkan Takalar sebagai Kabupaten Buku di Indonesia. Hal ini dinyatakannya pada sesi motivasi kepenulisan di acara Penutupan Training or Writing and Recruitmen (ToWR) yang dilaksanakan oleh Forum Lingkar (FLP) Sulsel di Balla Lompoa Takalar. Kegiatan yang ditutup ahad, 25 Maret 2018, turut di hadiri Hairil Anwar (Wakil Ketua DPRD Takalar), Fahruddin Achmad (Ketua FLP Sulsel) maupun sederet aktivis literasi lintas komunitas lainnya.

Menurut Bupati, tradisi menulis memiliki dimensi yang sangat substansial untuk menginjeksi kesadaran masyarakat untuk melakukan  transformasi sosial. Karena itu, bagi aktivis literasi sejak mahasiswa tersebut,  bangsa yang menghargai buku dan mencintai pengetahuan akan menjadi bangsa super power yang menguasai dunia.

"Takalar akan segera memiliki divisi percetakan buku berskala nasional. Karena itu, saya meminta agar generasi literasi baru Takalar yang digembleng selama tiga hari ini harus mengakselerasi diri untuk menjadi penulis-penulis masa depan Takalar," jelasnya berapi-api. Anda semualah yang akan menjadi duta-duta literasi yang mengharumkan nama Takalar hingga panggung nasional bahkan dunia," motivasinya penuh semangat.

"Setiap manusia pasti akan sampai pada akhir hayatnya. Tiada manusia yang bisa hidup abadi dan kekal selama-lamanya.Namun jejak karya dalam buku-buku yang pernah kita tulis akan selalu hidup meski kita telah lama meninggalkan dunia," lanjutnya.

"Menulislah walau hanya satu kata. Karena sesungguhnya, kata-kata itulah yang akan terus hidup dalam setiap nafas kebudayaan yang sudah kita tinggalkan," pungkasnya.

Salah satu peserta workshop yang bernama Rina Sakinah menyatakan kakagumannya dengan Bupati Takalar itu. Menurutnya, meski berpakaian sangat santai dan informal, Syamsari Kitta tetap menunjukkan wibawa kepemimpinan yang sederhana namun selalu mencerahkan.

"Kehadiran bapak bupati, telah melahirkan motivasi yang berlipat ganda. Kami semakin bersemangat untuk melahirkan karya-karya monumental di masa depan," pungkas aktivis Corps Perempuan Pemuda Muslimin (COPMI) Takalar itu. (zdr/rdp)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar