.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

25/03/18

Ikuti Workshop FLP, Hairil Anwar Tunjukan Keteladanan Literasi

Takalar,  TURUNGKA.ID. Jabatan tinggi sebagai Wakil Ketua DPRD Takalar tak membuat sosok Hairil Anwar berhenti untuk belajar. Ia setia mengikuti Workshop Literasi selama tiga hari di tengah kesibukan tiada tara sebagai wakil rakyat, (Jum'at-Ahad, 23-25 Maret 2018) di Balla Lompoa Takalar.

Dalam beberapa kesempatan, ia bersedia berbagi sebagai fasilitator. Namun di sesi yang lain, ia menunjukan sikap kerendahatian dalam belajar.

Menurut Hairil, yang ditemui di sela-sela Workshop Kepenulisan FLP Sulsel, Ahad (25/03/2017) seorang pemimpin harus senantiasa menjadi figur keteladan bagi rakyatnya. Karena itu, pemimpin tak perlu sungkan untuk belajar dari kaum yang lebih muda sekalipun. Sambil belajar, ia dapat menyerap aspirasi rakyat Takalar khususnya dalam bidang gerakan literasi.

"Jujur saja, ekspektasi saya soal gerakan literasi di Takalar sangat tinggi. Saya amat menginginkan agar gerakan literasi di daerah kita, dapat menjadi gelombang baru yang sanggup membangkitkan kesadaran masyarakat kita untuk berani berpikiran maju serta memiliki budaya yang lebih berperadaban," terangnya meyakinkan.

"Dalam tradisi panjang peradaban Islam, kemajuan budaya literasi membuat umat Islam menjadi pemimpin peradaban dunia. Saat Eropa masih diliputi abad kegelapan, peradaban Islam justru berkuasa selama tujuh ratus tahun di dua pertiga wilayah dunia," urai politisi berideologi Islam tersebut.

"Oleh karena itu, kita amat berharap agar Takalar ikut ambil bagian dalam gerakan kebangkitan Islam, terkhusus memulainya dengan gelombang literasi baru," pungkasnya.

Sementara itu dalam pandangan Muliati peserta workshop asal Tamadampeng, bahwa keteladan literasi ala Wakil Ketua DPRD Takalar, Hairil Anwar, menunjukan bahwa citra politisi tidaklah selamanya negatif.

"Kita perlu terus mendukung kiprah politisi muda nan cerdas seperti kak Hairil. Keteladanan literasi seperti kak Hairil, sungguh luar biasa. Semoga saya bersama teman-teman bisa ikut berkontribusi dalam perjuangan kak Hairil menuju kursi parlemen Provinsi Sulawesi Selatan," tutup gadis pemalu pembina Komunitas Pena Hijau Takalar itu. (zdr/rdp)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar