.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

01/03/18

Ratusan Massa Menuntut penghapusan isi RZWP 3K tentang Perluasan Zonasi Pertambangan Pasir di Galesong

Makassar,  TURUNGKA.ID. Ratusan massa masyarakat Galesong dan mahasiswa yang digandeng oleh beberapa lembaganya rapat menuntut penghapusan isi RZWP 3K tentang perluasan zonasi pertambangan pasir dipesisir laut Galesong Raya,Takalar  telah dipenuhi di ruang kantor DPRD Provinsi Sulsel guna membawa aspirasi masyarakat.

"Kami dari Walhi, Himahi, Sintalaras Unm, Ukpm, Mangindara, Bem Fis Unm, Fosis, Dan masyarakat setempat yang di Galesong Raya ini menuntut Rancangan RZDPWP 3K yang rancangan tersebut akan diberikan legalitas terhadap perusahaan tambang yang beroprasi selama ini." Ungkap Ferdiansyah dari BEM Fis UNM.

Hal inipun diungkapkan oleh warga desa kalukubodo bahwa jika disahkan maka hancurlah laut Galesong.

"Jika disahkan tuntutan kami ini. Maka bagi kita sebagai masyarakat Galesong akan hancur karena perusahaan tambang pasir ini memiliki payung hukum sehingga ia bebas menambang begitu saja. Dan biar kita berkoar-koar dan menangis darah maka tidak bisa pula kita berkutik lagi, makanya RZWP 3K yang berisi tentang perluasan zonasi tambang pasir dilaut Galesong harus dihapuskan karena tak ada manfaatnya". Jelas Muhammad Anjar  yang geram saat ditanya awak Turungka.

Namun pihak Komisi D DPRD provinsi sulsel membantah bahwa pihaknya telah memperjuangkan dan membela masyarakat terkait rencana legalitas RZWP 3K ini dengan menolaknya.

"Kami sudah menolak sebelumnya terkait tentutan adek-adek ini. Dan saya siap membela masyarakat namun kita harus melalui prosedur dan proses dulu agar kami bisa menyelamatkan rakyat sebab kami wakilnya. Dan kami akan memberi tahukan Pak Rangga selaku ketua pansus tuntutannya adek-adek mahasiswa dan masyarakat hari ini sebelum ketok palu itu terdengar." Pungkasnya saat menjawab pertanyaan Mahasiswa. Pada Kamis (01/03/2018) Sore.  (Ahm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar