.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

27/04/18

Binaan Guru PAI Juarai Lomba Esai dan Debat KPUD Takalar

Takalar, TURUNGKA.ID. Fokus profesi sebagai Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) tidak hanya sekedar memberikan bimbingan mental maupun pembinaan spiritual semata-mata. Namun GPAI juga mesti mampu memotivasi peserta didiknya agar dapat menggapai prestasi setinggi-tingginya. Demikian pernyataan Ustad Zaid Ali, Guru PAI SMAN 1 Takalar yang sukses mengantarkan siswa bimbingannya menjadi juara pertama dalam ajang Kompetisi Esai dan Debat yang dilaksanakan oleh KPUD Takalar, Jum'at (27 April 2018) di Aula Pesentren Nurul Asafa Panaikang, Takalar.

Menurutnya, Guru PAI tidak boleh lagi bersifat pasif. Begitu ada siswa yang bermasalah secara etika dan moral langsung dijustifikasi sebagai ketidakberesan tanggung jawab Guru PAI.

"Setiap siswa memiliki dimensi filtrasi yang suci. Bila sisi kejiwaannya yang suci tersebut itu berhasil kita sentuh dan memberikan pencerahan, maka Insya Allah seluruh siswa yang didik dapat menghasilkan prestasi-prestasi monumental," terangnya.

Tiga siswa SMAN 1 Takalar, Akram, Yusni dan Yasser yang berhasil menjadi peserta terbaik dalam ajang kompetisi KPUD Takalar juga akan mewakili Takalar dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka kompak memberikan apresiasi khusus terhadap metode pembimbingan Zaid Ali.

"Bagi kami, pak Zaid itu bukan guru agama biasa. Ia tak hanya menginspirasi kami untuk selalu taat menjalankan agama. Tapi ia selalu membuka wawasan kami agar terus mengoptimalkan potensi diri. Bersamanya, pikiran kami diperkaya, imajinasi dan jiwa kami seperti hidup dalam dimensi yang lebih berwarna" ungkap Yusni yang diamini kedua rekannya. (zdr/rdp)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar