.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

04/04/18

LK II Nasional Diundur, Ini Alasan Ketua Panitia

Takalar, TURUNGKA.ID. Pelaksanaan latihan kader II (LK II) atau intermediate training tingkat nasional bersama Pemuda Muslimin Indonesia,  Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia dan Serikat Pelajar Muslimin Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya rencana digelar pada 15 April 2018 kini diundur ke tanggal 28 April 2018.

Ketua Panitia,  Muhammad Nasir, S.Pd.I mengatakan diundurnya kegiatan ini setelah dilaksanakan rapat evaluasi panitia,  dalam rapat ini disepakati pelaksanaan LK II diundur.

"Setelah kita rapat,  keputusan kemudian menjadikannya diundur ke tanggal 28 april sampai 6 mei 2018" ujar Muhammad Nasir.

Muhammad Nasir melanjutkan bahwa pertimbangan menungudur intermediate training tersebut karena ada kendala teknis panitia yang tidak memungkinkan dilaksanakan pada tanggal 15. Sehingga rapat menyepakati untuk diundur pelaksanaannya.

"Setelah dievaluasi,  banyak peserta yang sudah mendaftar tapi belum siap makalahnya mereka meminta panitia untuk diundur" pungkas Nasir yang juga kerab disapa Daeng Lurang di Sekretariat Pemuda Muslimin Takalar. Rabu,  4/4/2018. Sore.

Sementara itu secara terpisah,  Baihaqi Zakaria selaku koordinator pelaksana menambahkan bahwa semoga dengan diundurnya kegiatan ini dapat memberikan waktu kepada panitia untuk lebih mempersiapkan segala kebutuhan pelaksanaan kegiatan sehingga nanti kegiatan betul-betul bisa sempurna sebagaimana harapan kita.

"Kita maklumi permintaan peserta. Bulan ini banyak agenda organisasi yang dilaksanakan di tingkat nasional. Semoga dengan diundurnya ini memberikan waktu kepada para calon peserta untuk mempersiapkan dirinya mengikuti intermediate training ini" tambahnya.

Pelaksanaan Intermediate training (LK II)  Nasional bersama ini rencana digelar tanggal 15-22 April 2018 diundur ke tanggal 28 April-06 Mei 2018.

Intermediate training nasional ini dilaksanakan di Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan secara bersama oleh Pemuda Muslimin Indonesia, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia dan Serikat Pelajar Muslimin Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan. (rdp)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar