.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

26/07/18

Mutasi Dianggap Zolimi ASN, Aliansi Masyarakat Takalar Demo Bupati Takalar


TAKALAR, TURUNGKA.COM. Aliansi Masyarakat Takalar yang merupakan gabungan dari Lembaga OKP, Mahasiswa, Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Galesong (HPMG), Sarekat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Kepala Sekolah dan Guru (ASN) demonstrasi di depan Kantor Bupati Takalar. Kamis, 26/7/2018.

Aksi ini menuntut kepada Bupati Takalar agar mencabut Surat Keputusan Mutasi ASN yang dianggap tidak sesuai dengan prosedur, peraturan UU No. 5 tahun 2014.

Koordinator Lapangan,  Muhammad Asrul mengatakan mutasi yang dilakukan oleh Bupati ini berlebihan dan tak sesuai prosedur,  tak ada indikator yang logis, dan hanya dalam waktu sebulan,  Bupati Takalar mengeluarkan SK Mutasi untuk ribuan ASN.

"Kami tidak tau apa maksud Bupati Takalar melakukan kebijakan ini. Ini membuat para ASN dizolimi. Mutasi dan penurunan jabatan pejabat eselon tak jelas mekanisme, seperti seenaknya saja.  Apakah ini untuk menuntaskan dendam yang selama ini tersimpan di benak Bupati Takalar" Keluh Muhammad Asrul yang juga sebagai Sekretaris Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Kabupaten Takalar ini.

Aksi yang berlangsung di depan Kantor Bupati Takalar ini menarik banyak perhatian,  jalan di depan Kantor Bupati ditutup oleh Massa.

Berbagai poster bertuliskan yang bawa demonstran Kejam Bapak Tiri,  Lebih Kejam Bupati Takalar, Tolak Mutasi Berbau Politis dan Bupati Takalar Mutasi tak Sesuai Aturan.

Adapun untutan para aksi demostran adalah:

1. Mendesak Bupati Takalar membatalkan SK Mutasi yang dilakukan selama sebulan ini.

2. Mendesak Bupati Takalar agar meninjau kembali penempatan jabatan Pelaksana Tugas Sekda (Selaku Ketua Baperjakat) karena telah melakukan mutasi dan penempatan ASN yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

3. Mendesak Bupati Takalar untuk membayarkan TPP ASN yang jumlahnya puluhan miliyar rupiah dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan pegawai

Usai membacakan tuntutannya,  peserta demonstrasi kemudian bergeser ke Kantor DPRD Kabupaten Takalar,  mereka kemudian diterima langsung oleh Ketua DPRD Takalar dan beberapa anggota Dewan dari berbagai Dapil. (ahm/rdp)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar