.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

09/07/18

Tak Terima Mutasi Kepala Sekolah, Warga Ancam Akan Segel Sekolah

GALESONG,  TURUNGKA.COM. Mutasi Guru dan Kepala Sekolah yang dilakukan pemerintah Daerah Kabupaten Takalar baru-baru ini menuai banyak sorotan masyarakat Takalar,  ratusan guru dan kepala sekolah ditempatkan jauh dari rumahnya.  Seperti yang terjadi di SD.Negeri No.99 Kampung Beru Desa Palalakkang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar.(9/8/2018)

Pasalnya Orang tua murid dan Warga serta Ahli Waris Pemilik Lokasi rencana akan membuat pergerakan guna dalam hal melakukan pensegelan sekolah tersebut.

Dg.Kanang orang tua murid mengatakan sangat tidak setuju ketika Kepala Sekolah SD.Negeri.No.99 Kampung Beru atas nama Hj.Sarniya di mutasi ke sekolah lain serta diturunkan sebagai guru bantu, "kenapa mesti dipindahkan kesekolah lain pak bupati, kami anggap selama ini baik kinerjanya sebagai kepala sekolah, dan sangat berjasa.

Berharap Pak Bupati H.Syamsari agar tetap menjadikan Hj.Sarniya sebagai Kepala Sekolah di SD.Negeri.No.99 Kampung Beru." Ucap Daeng Kanang

Muh.Imam Fajar selaku warga Pemuda Palalakkang sekaligus anggota Kokam Pemuda Muhammadiyah Takalar, Mengungkapkan saya sangat tidak setuju dan menolak keras atas di mutasinya beliau Hj.Sarniya, karena kita ketahui dimasa jabatannya sangat berjasa kepada masyarakat serta membuat masyarakat bangga atas kinerjanya sebagai kepala sekolah serta disiplin dan ramah kepada masyarakat, dan kami selaku Pemuda akan melakukan Aksi menolak keras kepala sekolah yang baru ketika tidak dipindahkan."Ungkap Fajar Kokam Pemuda Muhammadiyah Takalar

Lanjut Imam,  dirinya berharap kepada Bupati Takalar agar Hj.Sarniya tetap dijadikan Kepala Sekolah Di SD.Negeri No.99 Kampung Beru, Sampai di Akhir Masa Pensiun, "Buat apa dimutasi ketika orang tua siswa dan warga masih menginginkan beliau sebagai Kepala Sekolah."Tegasnya

Syamriadi Pasang, salah satu Ahli Waris Pemilik lokasi sekolah tersebut menegaskan ketika saudara kami di mutasi ke sekolah lain, maka kami sekeluarga Besar Almarhum H.Cole Nanring Bin Motta kompak bersama orang tua murid dan masyarakat akan melakukan penyegelan sekolah karna kami punya hak milik, "Itukan lokasi dari orang tua serta sudah diwariskan kepada 11 orang anaknya." ujarnya

Kami juga ini pendukung Bupati H.Syamsari, Spt.MM, Pilkada Takalar Kemarin, berharap ada kebijakannya guna menetapkan saudara kami sebagai Kepala Sekolah di SD.Negeri No.99 Kampung Beru, demi terciptanya suasana yang kondusif." Tutup Daeng Pasang.  (ahm)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar