.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

07/09/18

Pemilu 2019: Bawaslu Sulsel Ajak HMI Makassar Jadi Lembaga Pemantau

MAKASSAR, TURUNGKA.COM. Pada bincang Politik HMI cabang Makassar dengan tema, 'Mari Wujudkan Pileg dan Pilpres Tahun 2019 Yang Damai dan Bermartabat.' Yang dihadiri beberapa narasumber seperti ketua Bawaslu Sulse (Leode Arumi), dari KNPI Makassar (Mansyur Asri) dan dari pengurus badko HMI Sulsel (La Nyalla Suarno) serta hadir pula puluhan pengurus dan aktivis mahasiswa.

Bawaslu Sulsel pun berharap agar lembaga HMI Cabang Makassar ini ikut serta menjadi lembaga pemantau demokrasi.

Itupun yang dijelaskan Ketua Bawaslu Sulsel pada jum'at (07/08/2019) di Kafe CCR Toddopuli Makassar bahwa system demokrasi Indonesia itu pancasila dan UUD 45 sebagai dasar negara menjadi konstitusi tertinggi dengan dalih kedaulatan rakyat.

"Demokrasi sudah menjadi sistem di Indonesia yaitu sistem demokrasi pancasila yang diatur dalam pancasila dan konstitusi UUD dimana kedaulatan ada ditangan rakyat yang dilaksanakan dalam pemilu." Tutur Leode Amran.

Laode pun dalam kesempatan itu menambahkan bahwa, "melakukan koordinasi dengan Bawaslu RI untuk berkonsultasi tentang adanya pengajuan dari HMI sebagai lembaga pemantau demokrasi dan juga menjelaskan tentang aturan UU dari bawaslu terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi bawaslu dalam pemilu." Harapnya.

Sementara itu Mansyur Asri mengungkapkan tentang peran HMI ikut serta dalam proses demokrasi tidak bisa dipisahkan.

"peran pemuda serta HMI dalam proses demokrasi harus ikut serta dalam mengawal seluruh proses demokrasi sehingga proses demokrasi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan." Pungkas  dari  pengurus KNPI Kota Makassar ini. (ahm/rdp)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar