.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

27/11/18

SEPMI Sulsel: Penghapusan Insentif Dzolimi Guru Honorer

MAKASSAR,  TURUNGKA.COM. Serikat Pelajar Muslimin Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menilai penghapusan insentif guru honorer yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merupakan sebuah kezaliman kepada Guru Honor.

Koordinator Serikat Pelajar Muslimin Indonesia Sulawesi Selatan, Rustam, S.Pd.I mengatakan jika DPRD menetapkan draft APBD Dinas Pendidikan 2019 yang saat ini bergulir di meja dewan,  maka Pemerintah telah mendzolimi 4000 guru honorer.

"Ada insentif yang dibayarkan sebanyak 10 ribu perjam,  kalau ini dihapuskan.  Mau dapat apalagi para guru honor. Ini sebuah pendzoliman.  Harusnya pemprov melakukan sesuatu agar kesejahteraan guru semakin meningkat, bukan malah mendzolimi begini" tutur Rustam.

Dalam draft Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan pada belanja langsung tahun 2018 mendapatkan anggaran sebesar Rp. 608.378.880.000. Sementara anggaran belanja tahun 2019 belanja langsung sebesar Rp. 517.525.677.424. Insentif guru bantu SMA, SMK dan SLB 4000 orang X 24 jam X 40 minggu X Rp 10.000, = Rp. 38.400. 000.000. (rdp)
Share:

1 komentar: