.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

15/07/19

Tolak Tambang Pasir Di Laut Galesong, PB Hipermata Demo Gubernur Sulsel

MAKASSAR, TURUNGKA.COM. Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (PB HIPERMATA) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Senin,  15/7/2019. Siang. Aksi ini menuntut penolakan tambang pasir laut di perairan Kecamatan Galesong. 
 
Adanya rencana penambangan pasir di perairan laut Galesong terungkap setelah Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan surat permohonan izin lingkungan penambangan pasir laut di Kecamatan Galesong Utara dengan nomor 660/1250/1/DPLH.

Tahkifal Mursalim dalam orasinya mengatakan penambangan pasir laut di Galesong tidak bisa dilakukan, karena dampak buruknya kepada masyarakat pesisir sangat besar.

"Nelayan kecil di Galesong kehilangan banyak pendapatannya, tak dapat hasil,  juga abrasi yang diakibatkan oleh tambang pasir kemarin juga sangat besar,  sudah banyak rumah yang roboh oleh air laut" tutur Ketua PB Hipermata yang baru terpilih ini.

Aksi yang sempat menutup jalan ini dilakukan saat pelaksanaan rapat komisi penilaian AMDAL, RKL dan RPL Rencana penambangan pasir laut di ruang Rapat DPLH Provinsi Sulawesi Selatan (15/7/2019).

Setelah beberapa orator bergantian menyampaikan tuntutannya, akhirnya Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menemui para demostran dan mengatakan akan mengentikan penambangan pasir laut di Galesong.

"Saya ini orang lingkungan hidup,  saya paham persoalan ini, olehnya tak ada lagi penambangan pasir laut" ujar mantan Bupati Bantaeng dua periode.

Sementara itu Wahyu Dwi Restu selaku koordinator lapangan pada aksi ini mengatakan akan memperhatikan jawaban Gubernur atas tuntutannya.

"Kami masih akan mengawal masalah ini, kita juga akan melakukan konsolidasi akbar dan akan kembali melakukan aksi jika tuntutan kami tidak diindahkan" tutup Wahyu.  (ctr/rdp)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar