.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

24/09/19

Demokrasi dan Egalitarianisme Cak Nur

TAKALAR, TURUNGKA.COM. Demokrasi itu adalah alat kerja kultur, alat kerja sosial bahkan alat kerja politik sekaligus. Alat kerja ini tak hanya mempersoalkan tentang pranata membangun politik saja, seperti soal dewan perwakilan atau juga kontestasi pemilu. Tetapi demokrasi itu, menginginkan bagaimana cara membangun sikap mental, spirit, yang tentunya merupakan core values pada dirinya sendiri. Semisal soal toleransi, "kesamaan (egaliter)" dan kebebasan.

Tetapi yang terjadi sekarang, lebih pada pranata-pranata politik saja. Contoh kompromi yang dilakukan oleh para dewan perwakilan rakyat (DPR) yang merevisi UU KPK yang bersifat tertutup dan melemahkan semangat demokrasi. Sehingga yang terjadi, demonstrasi besar-besaran menolak hal tersebut. Memang kalau kita lihat, apa yang dilakukan oleh DPR ini adalah bagian dari demokrasi juga karena ada kesamaan (egaliter) keinginan untuk menyelamatkan para mantan (eks) DPR yang gagal pada kontestasi Pemilu Legislatif kemarin, yang ujungnya tak menjabat lagi.

 Nah sebagai antisipasi hal tersebut untuk tak diperiksa oleh KPK dan tak tertangkap tangan bahwa ia terkena korupsi maka melakukan tindakan seperti ini. Apalagi mengingat yang paling banyak diciduk adalah anggota DPR sebagaimana dari hasil pengumuman lembaga KPK. Itulah sebabnya mereka akan mencari jalan yang aman dengan cara melemahkan UU KPK, agar ketika kelar jabatan DPR nya, dirinya terasa aman dan tak terjadi apa-apa.

Dalam pengertian doktrin Egalitas (kesamaan) ini ternyata mempertahankan hakikat semua orang yang sifatnya sama dalam status nilai atau moral secara fundamental. Sementara itu Egaliterianisme yang di maksud demokrasi itu tidak bersifat eksklusif tetapi inklusif. Yang hanya self interest sebagaimana dalam kapitalisme, tapi bicara secara universal. Seperti John Lucke katakan bahwa demokrasi itu 'Pemerintahan Untuk Rakyat' bukan pemerintahan untuk anggota DPR.

Itulah sebabnya Nurcholish Madjid (Cak Nur) dalam bukunya 'Islam Kemodernan dan Keindonesiaan' menekankan bahwa "manusia itu diseru untuk senantiasa menggalang kerjasama atas dasar kebaikan dan tanggung jawab kepada Tuhan.'' Bahkan Cak Nur menambahkan dengan tegas bahwa "Untuknya itu manusia harus didorong agar senantiasa mencari titik-titik persamaan (egaliter) sebanyak mungkin antara berbagai komunitasnya," bukan hanya komunitas sendiri yang bersifat keuntungan sendiri lalu merugikan komunitas yang lain (masyarakat).

Lanjut Cak Nur, bahwa Egaliterianisme itu,  'kuat sekali menyangkut pula rasa dan kesadaran hukum, dan kesadaran bahwa tak seorang pun dibenarkan berada di atas hukum.' Sehingga kalau yang dilakukan adalah cacat prosedur hukum tentu melanggar sebuah system Demokrasi dan Egaliterianisme Cak Nur, sebagaimana yang ingin dilakukan oleh DPR ini.

Olehnya itu, karena demokrasi hadir sebagai kebutuhan budaya, sosial dan politik, maka mesti kebutuhan ini dirasakan secara universal, yakni kesamaan keinginan tentang Indonesia maju. Karena itu pula, setiap konstitusi mengikat semua warga masyarakat sebagaimana termaktub dalam Demokrasi, tentunya harus ditaati serta dipatuhi dengan konsekuen, sesuai dengan perintah agama dan negara untuk menaati setiap perjanjian dan kesepakatan bersama.

Oleh Ahmad Abdul Basyir, Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sarekat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Takalar.

Share:

2 komentar:

  1. ASS..WR.WB.SAYA pak resky TKI BRUNAY DARUSALAM INGIN BERTERIMA KASIH BANYAK KEPADA EYANG WORO MANGGOLO,YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,BERKAT BANTUAN EYANG SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA,DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DI GADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN EYANG WORO MANGGOLO MEMBERIKAN ANGKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DI SANGKA SANGKA TERNYATA BERHASIL,BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA SEPERTI KAMI SILAHKAN HUBUNGI NO HP EYANG WORO MANGGOLO (082-391-772-208) JANGAN ANDA RAGU ANGKA RITUAL EYANG WORO MANGGOLO SELALU TEPAT DAN TERBUKTI INI BUKAN REKAYASA SAYA SUDAH MEMBUKTIKAN NYA TERIMAH KASIH
    NO HP EYANG WORO MANGGOLO (082-391-772-208)
    BUTUH ANGKA GHOIB HASIL RTUAL EYANG WORO MANGGOLO
    DIJAMIN TIDAK MENGECEWAKAN ANDA APAPUN ANDA MINTA INSYA ALLAH PASTI DIKABULKAN BERGAUNLAH SECEPATNYA BERSAMA KAMI JANGAN SAMPAI ANDA MENYESAL

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum Salam sejahtera untuk kita semua,
    Sengaja ingin menulis sedikit kesaksian untuk berbagi, barangkali ada teman-teman yang sedang kesulitan masalah keuangan
    Awal mula saya mengamalkan Pesugihan Tanpa Tumbal karena usaha saya bangkrut dan saya menanggung hutang sebesar 1M saya stres hampir bunuh diri tidak tau harus bagaimana agar bisa melunasi hutang saya, saya coba buka-buka internet dan saya bertemu dengan MBAH SORE, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama 3 hari saya berpikir, saya akhirnya bergabung dan menghubungi MBAH SORE kata pesugihan yang cocok untuk saya adalah pesugihan penarikan uang gaib 5Milyar dengan tumbal hewan, Semua petunjuk saya ikuti dan hanya 1 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah akhirnya 5M yang saya minta benar benar ada di tangan saya semua hutang saya lunas dan sisanya buat modal usaha. sekarang rumah sudah punya dan mobil pun sudah ada. Maka dari itu, setiap kali ada teman saya yang mengeluhkan nasibnya, saya sering
    menyarankan untuk menghubungi MBAH SORE di 085-256-133-981 - situsnya agar di berikan arahan. Jarak jauh juga bisa, saya sendiri dulu hanya berkonsultasi jarak jauh. Alhamdulillah, hasilnya sama baik, jika ingin seperti saya coba hubungi MBAH SORE pasti akan men bantu anda - atau silahkan KLIK DISINI Terima kasih. PENGAKUAN SAYA BERSAMA KELUARGAKU INI BUKAN CERITA ATAU PUN REKAYASA BENER-BENER TERBUKTI, MBAH JUGA MEMBANTU DALAM MASALAH ANGKA TOGEL 3D 4D 5D 6D 7D

    BalasHapus