.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

05/07/20

Kuliah Sastra Daerah Mau Jadi Apa? Ini Jawaban Imsad KMFIB Unhas

MAKASSAR, TURUNGKA.COM. Melalui diskusi virtual, Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (IMSAD KMFIB-UH) menjawab paradigma masyarakat tentang prospek kerja sastra daerah.

Melalui diskusi virtual yang digelar pada Minggu, (05/07/20) Pukul 20:00-23:00 Wita itu, kegiatan ini dipandu oleh mahasiswa Sastra Daerah angkatan 2018, Andi Nurlayla, dan melibatkan seluruh warga Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah.

Dengan diikuti 25 orang peserta, diskusi tersebut diampuh langsung oleh mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah, Supriadi S.S.

Di awal diskusi, Supriadi sebagai narasumber mengatakan, bahwa  sebenarnya jurusan Sastra Daerah memiliki banyak peluang bagi mahasiswanya, karena di sastra daerah mahasiswa dapat berkreasi dalam bidang keilmuannya baik budaya, sastra, maupun kesenian.

"Bidang keilmuan kita bukan berfokus pada budaya saja, meskipun kita banyak mengaji budaya-budaya di beberapa daerah, tetapi lebih dari itu kita juga bisa fokus pada bidang kesusastraan dan kesenian untuk bisa lebih berkreasi, karena itu kita punya banyak peluang," ucap Supriadi saat diskusi berlangsung.

Lanjut pemaparan mahasiswa sarjana Sastra Daerah itu, bahwa teruntuk mahasiswa Sastra Daerah yang saat ini masih menjalani perkuliahannya agar supaya bisa lebih progresif dalam mengeksplorasi kemampuannya di bidang lain.

"Saya juga menitipkan amanat kepada teman-teman mahasiswa Sastra Daerah agar lebih mengasah kemampuan atau potensi diri lebih dalam lagi di bidang keilmuan yang lain, seperti belajar bahasa inggris," Pesan Supriadi. (frm/rdp)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar