.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

15/10/21

Sepucuk Luka di Malam Hampa


Malam gelap gulita

Tiada cahaya yang diciptakan bulan dan bintang

Langit mendung terasa

Angin semilir segarkan jiwa

Mengobati rasa luka yang tercipta

Luka yang merobek jiwa

Mengiris ke dalam sukma

Menggores hati melewati raga 


Malam sepi terasa hampa

Gelap bagai di dasar samudera

Tiada terlihat mata di jiwa

Rasa getir di hati yang melanda

Menutupi kisi-kisi dalam sukma

Menghimpit rasa dalam duka 


Melodi rindu menusuk kalbu

Luka hati akan terasa selalu

Membekas tanpa pernah jemu

Menghadirkan kisah pilu

Mau tersenyum pun terasa ragu

Karna sakit hati yg membelenggu

Menancap di dalam sukma 


Duhai malam yang sepi

Sanggupkah kau obati

Luka dalam yang menancap di hati

Menggores sukma bagai duri 


Oh angin...sejukkanlah hati

Agar tak terasa luka ini

Walaupun bekasnya masih disini

Tapi ku coba untuk tenangkan hati

Dan belajar untuk menyadari

Bahwa semua sudah menjadi takdir Ilahi

Semoga Allah memberi yang Terbaik

Padaku yang tak mampu berdiri sendiri 


Irma Afiati. Penyuka cerpen dan puisi. Pelajar Ilmu Bahasa dan Budaya SMA Negeri 9 Takalar.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar