.post img { vertical-align:bottom; max-width:100%; max-height:100% }

04/12/21

Nahkodai HMI Cabang Maktim, Fariz Zainal Akan Jalankan Proyeksi Besar Masa Depan HMI Maktim

TURUNGKA.COM. MAKASSAR. Muh. Fariz Zainal Islami berhasil terpilih sebagai nahkoda baru Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Makassar Timur (HMI Cabang Maktim) pada Konferensi Cabang yang ke-13. Sabtu, 04 Desember 2021, di Gedung BPSDM Sulsel.

Muh. Fariz Zainal Islami menang telak dengan perolehan 30 dukungan suara dari total 53 jumlah suara Se-jajaran HMI Cabang Maktim. Sementara itu, lawannya Syahrul Ramadhan meraih 4 dukungan suara, Achmad Husein Nyompa 0 suara, dan Wafri Mattorang 0 suara.

Selama Konfercab berlangsung, Mahasiswa Antropologi, Fakultas Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin itu, mengusung visi "HMI cabang Makassar Timur menjadi titiktemu kebudayaan dan pengembangan kader yang berdaya saing dalam upaya mewujudkan masyarakat adil
makmur yang diridhoi Allah SWT" dengan tagline Titik Temu HMI.

Berdasarkan penyampaian Formateur terpilih, Muh. Fariz Zainal Islami menuturkan, bahwa ia memiliki proyeksi besar untuk masa depan HMI Cabang Maktim yang lebih baik.

"Tentu ada cita-cita atau proyeksi besar yang akan saya perjuangkan ke depannya untuk masa depan HMI Cabang Maktim, yakni HMI Cabang Makassar Timur sebagai inkubator yang mewadahi berbagai macam pemikiran atau latar belakang keilmuan," tutur Fariz.

Lebih lanjut, Demisioner Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) HMI Cabang Maktim periode 2019-2020 itu menerangkan, bahwa selama masa jabatannya, ia akan menjadikan HMI Cabang Maktim sebagai lembaga kemahasiswaan yang menggaungkan gerakan sosial.

"Saya juga akan berupaya untuk menjadikan HMI Cabang Maktim sebagai inkubator gerakan sosial yang tentunya berpihak pada kaum-kaum mustadafin," terangnya.

Di akhir, ia menegaskan, bahwa HMI Cabang Maktim akan dibuatnya menjadi lembaga yang memiliki kemandirian ekonomi.

"Dengan tegas, saya akan membawa HMI Cabang Maktim menjadi lembaga yang mandiri secara ekonomi dengan mengembangkan kemampuan enterpreneur anggota dan kader," pungkas Sekretaris Jenderal Kekerabatan Antropologi Indonesia (JKAI) periode 2016-2018. 

(Dm)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar